Suara.com - Persebaya Surabaya sukses meraih tiga poin di laga tunda yang digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (14/11/2019). Menghadapi PSM Makassar, Persebaya menang tipis 3-2.
Pertandingan itu sendiri berlangsung sengit sejak awal. Laga baru berjalan tiga menit, PSM Makassar nyaris unggul. Beruntung bagi Persebaya, bola hasil sepakan keras Rizky Eka berhasil ditinju keluar oleh Miswar Saputra.
Tersengat, Persebaya langsung menekan. Peluang di dapat oleh Oktafianus dan David Da Silva namun tak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Memasuki menit 26, kebuntuan di Stadion Batakan pecah. Gawang PSM bergetar setelah Rivky Mokodompit gagal menghentikan tendangan keras David Da Silva dari luar kotak penalti.
Akan tetapi, keunggulan Bajul Ijo tak bertahan lama. Memasuki menit 39, PSM berhasil menyeimbangkan kedudukan lewat gol Rizky Pellu. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Enam menit bola bergulir di babak kedua, papan skor kembali berubah. David Da Silva mencetak gol keduanya dan kembali membawa Persebaya memimpin 2-1.
Di menit 68, wasit menunjuk titik penalti bagi Persebaya setelah bola menyentuh tangan Ezra Walian di kotak terlarang. Diogo Campos yang maju sebagai algojo tidak mensia-siakan peluang tersebut dan membawa Bajul Ijo menjauh 3-1.
Tidak ingin kehilangan poin, PSM mencoba bangkit. Menyambut bola yang dilepaskan dari penjuru lapangan, Amido Balde berhasil memangkas jarak dengan tandukkannya di menit 80.
Namun di sisa waktu pertandingan, peluang emas untuk menyeimbangkan papan skor yang didapat PSM gagal dimaksimalkan.
Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya Surabaya Vs PSM Makassar di Liga 1 2019
Penalti yang didapat PSM, gagal dikonversi menjadi gol oleh Marc Klok. Penalti yang berhasil digagalkan Miswar Saputra tersebut sekaligus memastikan kemenangan Bajul Ijo atas Juku Eja dengan skor 3-2.
Dengan tambahan tiga poin, Persebaya beranjak ke posisi 10 klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Sedangkan PSM yang masih unggul satu poin dari Persebaya, tertahan di posisi sembilan.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Marc Klok Bongkar Tim Jagoannya di Piala Dunia 2026, Siap Terbang ke AS Beri Dukungan
-
Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana