Suara.com - Kembalinya Luis Enrique ke tim nasional Spanyol ternyata menyisakan kekecewaan bagi Robert Moreno. Sukses mengantar La Furia Roja ke putaran final Piala Eropa 2020, Moreno justru tidak akan menemani Sergio Ramos dan kawan-kawan di kompetisi Eropa empat tahunan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Moreno terpaksa menyerahkan jabatannya sebagai pelatih setelah Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memutuskan menunjuk Enrique untuk memimpin La Furia Roja di Piala Eropa tahun depan.
Presiden RFEF Luis Rubiales sudah menjelaskan semuanya kepada Moreno usai pertandingan kotra Rumania, dan memintanya untuk duduk bersama. Namun Moreno menolak.
Pelatih berusia 42 tahun itu justru mengirim pengacaranya untuk bertemu dengan Rubiales dan juga Direktur Olahraga Timnas Spanyol Jose Francisco Molina.
"Saya minta (Moreno) tenang," kata Rubiales dalam jumpa pers, Selasa (19/11/2019).
"Kami akan bertemu hari ini. Saya terkejut dengan reaksi Moreno, dan saya memintanya untuk tenang. Duduk bersama dan membicarakannya," sambungnya seperti dikutip Marca.
"Ketika saya memintanya untuk ikut, Moreno menolak dan mengatakan pengacaranya yang akan datang."
"Kami sangat ingin Moreno datang dan duduk bersama kami. Tapi kami harus menghormati keputusannya."
Diberitakan sebelumnya, ketika ditunjuk menggantikan Enrique pada pertengahan Juni 2019, Moreno pernah berkata siap menyerahkan kembali tongkat komando timnas Spanyol apabila seniornya itu memutuskan kembali.
Baca Juga: Resmi, Luis Enrique Kembali Latih Timnas Spanyol
Enrique sendiri memutuskan mundur pada 19 Juni 2019, setelah 11 bulan menukangi La Furia Roja, karena alasan pribadi.
Beberapa hari setelah itu baru diketahui jika Enrique memutuskan mundur sebagai pelatih timnas karena ingin mendampingi putrinya, Xana, yang tengah berjuang melawan kanker tulang.
Dua bulan usai pengunduran diri Enrique, Xana yang berusia sembilan tahun meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea
-
Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Luis Enrique Akui PSG Dibuat Menderita Meski Lolos ke 16 Besar Liga Champions
-
PSG Bantai Klub Dasar Klasemen 3-0, Luis Enrique Merendah
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026