Suara.com - Kelompok pendukung timnas Indonesia, La Grande Indonesia mengungkapkan intimidasi yang mereka dapatkan dari suporter tuan rumah Malaysia sebelum hingga usai laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
Koordinator La Grande Indonesia pada laga Malaysia versus Indonesia Ahmad Rizki Akrom mengungkapkan bahwa oknum suporter Malaysia menyerang sampai di hotel tempat mereka menginap di Kuala Lumpur, Rabu (20/11/2019) dini hari.
"Kira-kira itu terjadi jam 02.00 waktu Kuala Lumpur. Mereka yang maju berjumlah sekitar 30 orang, tetapi masih ada yang menunggu di belakang sekitar 20-an orang lagi. Mereka melengkapi diri dengan helm dan balok,” ujar Ahmad Rizki Akrom seperti dilansir Antara.
Menurut Ahmad Rizki, dia dan teman-temannya yang sedang bercengkrama di area luar hotel saat kerumunan suporter Harimau Malaya tiba otomatis memberikan perlawanan.
Ada sekitar 15 suporter Indonesia yang terlibat dalam perkelahian tersebut. "Alhamdulillah teman-teman tidak ada yang luka berat. Hanya memar. Begini memang risiko tandang,” kata Ahmad.
Bentrokan itu selesai setelah pihak kepolisian datang dan membubarkan keributan tersebut. Namun anehnya, polisi Malaysia, yang dalam kejadian itu menangkap seorang pendukung timnas Malaysia, juga menyalahkan suporter Indonesia.
"Polisi malah menyalahkan kami juga, kenapa ‘nongkrong’ di luar,” tutur Ahmad Rizki.
Terkait kelompok yang melakukan serangan, dia menyebut bahwa mereka merupakan komunitas suporter ‘casual’ Malaysia. Kelompok casual ini sangat terpengaruh oleh kelompok suporter Inggris yang kerap membuat kerusuhan, Hooligans.
Sebenarnya, lanjut Ahmad Rizki, intimidasi oknum suporter Malaysia sudah dilakukan sejak dua jam sebelum pertandingan Malaysia versus Indonesia dimulai. Akan tetapi, baru sebatas verbal.
Baca Juga: Pemain Lengkap, Persija Siap Rebut Poin di Markas Arema FC
Suporter Malaysia mulai melakukan tindakan provokatif berupa lemparan-lemparan benda ke arah suporter Indonesia saat laga dimulai di Stadion Nasional Bukit Jalil. Beberapa benda yang diarahkan ke suporter Indonesia seperti botol, beling, besi dan suar (flare).
"Saya di sana ketika kami dilempar flare karena itu jatuh di tempat duduk LGI (La Grande Indonesia). Flare kedua datang lagi di sela pertandingan,” tutur Ahmad.
Laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Malaysia vs Indonesia pada Selasa (19/11) di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, berakhir dengan kemenangan bagi tuan rumah 2-0.
Berita Terkait
-
Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta di Bawah Persib! Dominasi Maung Bandung di Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?