Suara.com - Menjamu Kalteng Putra pada pertandingan pekan ke-33 Liga 1 2019, Bhayangkara FC sukses mengamankan tiga poin. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (16/12/2019), tim berjuluk The Guardian menang tipis dengan skor 1-0.
Gol semata wayang Bhayangkara FC dicetak oleh Bruno Matos pada menit 78. Dengan hasil ini, Bhayangkara FC beranjak ke posisi tiga dengan perolehan 50 poin.
Sementara Kalteng Putra yang sudah dipastikan turun kasta musim depan, tertahan di dasar klasemen dengan koleksi 31 poin dari 33 laga.
Jalannya pertandingan
Bhayangkara FC yang bermain di kandang sendiri menekan pertahanan Kalteng Putra di menit-menit awal pertandingan. Kalteng Putra yang sudah dipastikan turun kasta, tampil dengan penuh semangat dan dengan gigih meredam ancaman tuan rumah.
Meski terus memberikan tekanan hingga menit sepuluh, Bhayangkara FC belum bisa membobol gawang Kalteng. Sani Rizki Fauzi dan kawan-kawan kesulitan membobol gawang Kalteng karena rapatnya pertahanan.
Bhayangkara FC mendapat peluang pertamanya pada menit ke-15. Sayang, umpan Bruno Matos gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Sani Rizki sehingga tidak bisa berbuah gol.
Kalteng Putra yang tampil tanpa beban beberapa kali membahayakan gawang Bhayangkara FC. Peluang emas pun didapat pada menit 21 meski tidak berbuah gol setelah umpan Patrich Wanggai dari tendangan bebas gagal disambut rekan-rekannya.
Memasuki menit ke-30, bola lebih banyak bergulir di lini tengah. Kedua tim sama-sama berusaha membongkar pertahanan masing-masing, meski belum ada peluang yang bisa berbuah gol.
Baca Juga: Persija Jakarta Vs Persebaya, Aji Santoso Harap Jakmania Padati SUGBK
Pertandingan berjalan cukup keras. Hingga menit 33, tiga pergantian pemain sudah dilakukan. Dua untuk Kalteng Putra dan satu dari Bhayangkara FC.
Hingga turun minum, kedua tim masih bermain sama kuat 0-0.
Pada awal babak kedua, Bhayangkara FC dan Kalteng Putra masih sama-sama menemui jalan buntu dalam mencipta gol. Peluang kedua tim didapat hanya ketika mendapatkan set peice.
Permainan keras terus diperlihatkan oleh kedua tim hingga pertandingan memasuki menit 53. Beberapa kali wasit harus meniup peluit karena adanya pelanggaran.
Menit ke-57, Bhayangkara FC berpeluang membuka keunggulan. Sayang, Bruno Matos yang lepas dari kawalan gagal mengarahkan bola ke gawang. Bola hasil tendangannya hanya menyamping di tiang gawang.
Memasuki menit 74, Bhayangkara FC kembali menekan. Peluang didapat Bruno Matos, meski lagi-lagi kandas.
Berita Terkait
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan