Suara.com - Manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong akan menerapkan strategi umpan-umpan pendek di timnas U-19, skuat yang diproyeksikan untuk tampil di Piala Dunia U-20 2021.
"Saya memang suka sepak bola dengan umpan-umpan pendek. Namun, tidak tertutup kemungkinan juga memakai operan panjang," ujar Shin usai memimpin seleksi pemain timnas U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Rabu (15/1/2020).
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, dirinya akan mulai memberikan menu permainan bola pendek dari kaki ke kaki saat timnas U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Thailand.
Timnas U-19 sendiri rencananya berangkat ke Thailand pada 20 Januari 2020 atau usai seleksi di Wibawa Mukti yang berlangsung pada 13-17 Januari 2020. Di Thailand, timnas U-19 sudah diperkuat 30 pemain terbaik dari seleksi.
"Kami akan menerapkan itu di Thailand," kata Shin.
Timnas U-19 Indonesia saat ini masih menjalani seleksi yang pada Rabu (15/1/2020) sudah memasuki hari ketiga.
Hingga Selasa (14/1/2020), kegiatan ini diikuti oleh 53 pemain. Namun, mulai Rabu, jumlahnya bertambah satu setelah pemain muda Bali United Irfan Jauhari bergabung.
Sejatinya, ada enam pemain lain yang diseleksi, tetapi mereka masih berada di Italia karena harus mengikuti program Garuda Select
Shin menegaskan, penyaringan awal masih difokuskan untuk melihat kualitas teknik para pemain.
Baca Juga: Bagas Kaffa Mengaku Enjoy Selama Latihan Dipimpin Shin Tae-yong
Juru taktik timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 juga memastikan bahwa proses seleksi bukanlah ajang memperbaiki kesalahan pemain.
"Yang saya lihat sampai Jumat (17/1/2020) pastinya kemampuan pemain dan kerja keras untuk tim. Kesalahan-kesalahan akan diperbaiki di TC berikutnya," pungkas Shin seperti dikutip Antara.
Sebelum menuju Piala Dunia U-20 tahun 2021, pada tahun 2020, timnas U-19 Indonesia akan mengikuti Piala AFF U-19, yang waktunya belum ditentukan, dan Piala Asia U-19 2020 yang digelar pada 14-31 Oktober 2020 di Uzbekistan.
Berita Terkait
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Soroti 3 Pemain Baru di Timnas Indonesia
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
-
Ditanya Pemain Favorit Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Tanpa Ragu Sebut Nama Rizky Ridho
-
Komentar Shin Tae-yong Soal Penunjukan John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan
-
Persib Ulang Tahun ke-93, Umuh Muchtar Berharap Hattrick Juara
-
3 Pemain dengan Caps Terbanyak di Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia