Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) membuat kejutan dengan menggandeng MNC Vision Networks (MVN) untuk menayangkan Liga 1 2020 yang akan kick off pada 29 Februari mendatang. Untuk MVN, hanya bisa disaksikan melalui televisi berbayar.
MVN mendapatkan hak siar untuk sebanyak 306 pertandingan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia tersebut. Nantinya, MVN akan menyiarkan sembilan laga perpekannya.
Sembilan pertandingan itu akan disiarkan di empat TV berlangganan kepunyaan MNC. Yakni K-Vision, MNC Vision, MNC Play, dan Vision+.
"PT LIB sebagai operator penyelenggara kompetisi Liga 1 2020 sangat senang dapat bekerja sama dengan MNC Group yang dapat memberikan akses tayangan dengan platform terlengkap. Sehingga membuat tayangan Liga 1 tahun ini semakin bisa dinikmati di seluruh pelosok Indonesia." kata Direktur Utama PT LIB, Cucu Soemantri saat jumpa pers di MNC Tower, Jakarta, Senin (17/2/2020).
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan yang juga hadir di acara peresmian ini mengapresiasi kerja sama ini. Menurutnya, kerja sama ini sangat bagus buat kemajuan sepak bola Indonesia.
"Saya sangat apresiasi kerja sama yang dilakukan ini untuk menayangkan Liga 1 2020. Semoga ke depan dapat terus menjaga kualitas tayangan yang berhubungan dengan olahraga dan mendukung persepakbolaan Indonesia agar semakin jaya di mata dunia," ujar Iriawan.
Sementara itu, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengaku bangga dengan kerja sama ini. Ini merupakan bentuk dukungan pihaknya terhadap sepak bola Indonesia.
Tidak hanya Liga 1, MVN juga akan menayangkan 62 pertandingan Liga 2 2020, serta empat pertandingan semifinal dan final untuk Liga 1 U-20 2020.
"Saya senang bisa melakukan kerja sama ini dan kami menegaskan di sini, kami hanya menayangkan hanya di tv berlangganan saja. Saya juga tekankan di sini saya selalu siap membantu PSSI, karena kami ini ikut berperan untuk memanjukan sepak bola Indonesia," Harry Tanoe menambahkan.
Baca Juga: Balas Kekalahan di Awal Musim, Target Lampard di Laga Chelsea Vs Man United
Selain MNC, Liga 1 2020 juga bisa disaksikan dari antena televisi biasa, yaitu melalui Indosiar dan O'Channel.
Berita Terkait
-
V+Short Resmi Meluncur, Suguhkan Drama China Baru Setiap Hari
-
Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
-
Dery Syahputra Raeger Tagih Honor Bertahun-tahun ke MNC Group, Tandai Akun Hary Tanoe
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah