Suara.com - Penyerang sayap Bayern Munich, Serge Gnabry kembali tampil apik untuk timnya. Teranyar, winger berusia 24 tahun itu jadi inspirator kemenangan telak 3-0 Bayern atas tuan rumah Chelsea, pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Stamford Bridge, London, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB.
Gnabry pun tak ragu menyebut London sebagai tempat yang 'spesial' bagi dirinya, setelah mengukir dwigol untuk Bayern ke gawang Chelsea pada laga dini hari tadi.
Sementara itu, satu gol tambahan dari Robert Lewandowski melengkapi pesta gol Bayern di London. Ketiga gol Bayern ini tercipta pada babak kedua.
"Kelihatannya demikian, London adalah tempat yang spesial buat saya. Saya memang memiliki banyak teman di London dan mereka datang ke stadion. Mereka memberikan kekuatan tambahan kepada saya dan Anda bisa melihat apa yang terjadi," celoteh Gnabry di laman resmI UEFA.
Seperti diketahui, Gnabry memang merupakan pemain jebolan akademi Arsenal dan mengawali karier profesionalnya bersama klub London Utara tersebut.
Winger internasional Jerman itu kemudian pulang kampung ke Jerman untuk membela panji Werder Bremen, sebelum akhirnya direkrut Bayern pada musim panas 2017.
Hebatnya, sebelum mencetak brace ke gawang Chelsea, Gnabry juga berhasil mengemas quat-trick alias empat gol saat Bayern menang telak 7-2 atas Tottenham Hotspur di fase grup Liga Champions musim ini!
Saat itu, laga juga digelar di London di kandang Tottenham. Dan seperti diketahui, Tottenham merupakan rival sekota sekaligus rival bebuyutan Arsenal di London Utara.
Well, dua kali tampil apik dan membawa Bayern menang di London menghadapi duo rival Arsenal, tak ayal Gnabry bersikap congkak.
Baca Juga: Lampard: Leg Kedua Kontra Bayern Masih Berarti buat Chelsea
Lewat akun Twitter pribadinya, pemain yang sempat dipinjamkan Bayern ke Hoffenheim pada musim 2017/2018 tersebut melontarkan cuitan; "London masih berwarna merah.. #FCB."
Seperti diketahui, Arsenal yang merupakan mantan klub Gnabry adalah klub London yang identik dengan warna merah.
Sewaktu Bayern membantai Tottenham, Gnabry juga melontarkan cuitan yang mirip, bahkan lebih lugas dalam menyindir. Ia menulis; "London Utara adalah MERAH!"
Cuitan tersebut jelas mengungkit rivalitas antara Tottenham dan Arsenal yang memang begitu kental di London Utara.
Berita Terkait
-
AFC Tunda Jadwal Liga Champions Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran Demi Lindungi Pemain
-
Bukan Hanya Set Piece! Bedah Taktik Mikel Arteta saat Arsenal Tumbangkan Chelsea
-
Gary Neville Prediksi Manchester United Lolos ke Liga Champions, Siapa Tersingkir?
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan
-
Soroti Kepemimpinan Wasit, Marc Klok Sebut Persib Harusnya Menang atas Persebaya
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
-
Fred Grim di Ujung Tanduk! Maarten Paes Cs Bakal Dapat Pelatih Baru, Siapa Dia?
-
Musim Depan Mees Hilgers Berpeluang Dilatih Mantan Pelatih Dean James
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
-
Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
-
Pundit Jerman: Kevin Diks Kapten Masa Depan Borussia Monchengladbach