Suara.com - Laga hidup mati akan dilakoni Liverpool di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Kamis (12/3/2020) dini hari WIB, The Reds akan menjamu Atletico Madrid.
Liverpool saat ini tertinggal agregat 0-1 dari Atletico. Tapi bukan berarti peluang Liverpool untuk melaju ke babak perempat final Liga Champions musim ini tertutup.
Hanya berjarak satu gol dari leg pertama yang digelar di markas Atletico, Estadio Wanda Metropolitano, Liverpool membutuhkan kemenangan 2-0 untuk membalikkan keadaan.
Untuk bisa mencapai target tersebut, Liverpool wajib mewaspadai serangan balik cepat Atletico dan lebih intens menghantam bola ke arah gawang lawan.
Sebagaimana diketahui, Atletico cukup sukses menutup ruang para pemain Liverpool di leg pertama. Alhasil, penggawa The Reds tak mampu mengarahkan bola ke gawang.
Statistik mencatat, lima tendangan yang dilepaskan para pemain Liverpool melenceng dari sasaran.
Statistik leg pertama pun menyita perhatian manajer Liverpool Jurgen Klopp. Di leg kedua, Klopp pun menargetkan lebih banyak tembakan ke gawang. Karena hal itu dinilai manajer asal Jerman sebagai faktor penting untuk membalikkan keadaan.
"Perubahan apa yang dibutuhkan setelah leg pertama? Tembakan ke gawang yang lebih banyak!" kata Klopp.
"Kami menghadapi tim yang mungkin memiliki kemampuan bertahan terbaik di dunia. Hasil 0-0 mungkin sudah bagus (menghadapi Atletico), tapi itu bukan jawaban buat kami. Kami harus mencetak gol," sambungnya dikutip dari laman resmi UEFA.
Baca Juga: Prediksi Liverpool Vs Atletico Madrid, Menanti Kejutan di Anfield
"Besok malam adalah pertandingan penentuan, dan kami ingin melaju (ke perempat final)."
Senada dengan sang manajer, pemain bertahan Liverpool Andrew Robertson juga berharap untuk lolos ke perempat final.
"Ini laga hidup mati. Kami harus bisa melaju ke perempat final. Di Estadio Wanda Metropolitano kami gagal melepaskan tembakan ke gawang. Jika itu terulang, maka sudah pasti kami akan tersingkir," kata Robertson.
"Kami mendominasi penguasaan bola, tapi itulah yang kami lakukan. Kami harus mewaspadai serangan balik Atletico dan menjaga gawang kami dari kebobolan untuk menjaga asa."
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia
-
Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?