Suara.com - Paris Saint Germain (PSG) melaju ke babak perempat final Liga Champions setelah menundukkan Borussia Dortmund 2-0. Hasil tersebut membuat PSG unggul agregat 3-2
Pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (12/3/2020) dinihari WIB. Gol PSG dicetak Neymar dan Juan Bernat di babak pertama.
Sementara Dortmund mengakhiri laga dengan 10 orang setelah Emre Can diganjar kartu merah di menit ke-89. Hingga akhir laga PSG tetap menang 2-0 dan lolos dengan agregat 3-2.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim masih kesulitan untuk membangun serangan. Hingga lima menit berjalan belum ada serangan berbahaya dari kedua tim.
Pada menit kedelapan Neymar dijatuhkan tekel sempurna Hummels sehingga jatuh dengan bahu terlebih dulu dan harus diperiksa oleh tim medis.
PSG mulai meningkatkan serangannya. Pada menit 25, Edinson Cavani mengancam lewat sepakan kaki kanannya namun bola masih dapat diamankan kiper Roman Burki
Lagi Cavani memiliki peluang di menit ke-26 namun kali ini sundulannya menyambut crossing Neymar masih dapat diblok.
Dua menit berselang, PSG akhirnya unggul 1-0 lewat gol Neymar hasil sundulannya dari jarak dekat menyambut sepak pojok yang dilakukan Ángel Di María.
Baca Juga: Link Live Streaming Liverpool Vs Atletico Madrid
Borussia Dortmund mencoba membalas. Namun dua peluang Jadon Sancho lewat tembakan kaki kanannya masih dapat digagalkan oleh kiper Keylor Navas.
Sementara usaha Thorgan Hazard lewat sepakannya di menit ke-41 juga masih melenceng tipis di samping kiri gawang PSG.
Namun menjelang akhir babak pertama, PSG mampu menambah keunggulan menjadi 2-0. Gol dicetak oleh Juan Bernat lewat sontekan kaki kirinya ke pojok kiri gawang.
Hingga turun minum PSG yang harus bermain tanpa penonton ini masih tetap menjaga keunggulannya 2-0 atas Dortmund.
Di babak kedua, PSG mencoba mengancam lewat sepakan kaki kiri Ángel Di María dari luar kotak penalti namun masih dapat diamankan Roman Bürki.
Dortmun balik menyerang namun dua kali peluang Dan-Axel Zagadou masih belum membuahkan hasil. Usaha Emre Can dan Julian Brandt juga masih gagal.
Berita Terkait
-
Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Persib Bandung Imbang dengan Persebaya, Bojan Hodak Pilih Tak Komentari Pertandingan
-
Iran Dibombardir AS-Israel, Ali Daei: Negara Saya Terbakar, Saya Berharap Saya Mati
-
Tahan Imbang Persib Bandung, Bernardo Tavares Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
-
Defisit 4 Gol, Barcelona Dihadapkan Misi Sulit Kontra Atletico Madrid
-
Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
-
Hasil Undian Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Masuk Grup B, Bareng Australia hingga Malaysia
-
Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League