Suara.com - Konfederasi Sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL) mendesak FIFA untuk menunda pertandingan-pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 di wilayah tersebut karena pandemi virus corona.
"Tim-tim Amerika Selatan berisiko tidak dapat mengikut sertakan pemain-pemain yang bermain di Eropa karena mereka datang dari negara-negara dengan level penularan yang tinggi, yang dapat membuat mereka dikarantina," demikian bunyi surat CONMEBOL kepada Sekretaris Jenderal FIFA Fatma Samoura, seperti dilansir Antara dari Reuters pada Kamis (12/3/2020).
Rangkaian pertandingan tersebut rencananya akan dimulai 26 Maret mendatang.
Sebelum bersurat ke FIFA, CONMEBOL mendapat surat dari 10 negara anggotanya. Yaitu Argentina, Bolivia, Brasil, Chile, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela.
Dalam surat tersebut mereka meminta CONMEBOL untuk memohon kepada FIFA agar mempertimbangkan penundaan kualifikasi Piala Dunia.
Banyak pemain Amerika Selatan yang terpilih untuk membela timnasnya saat ini sedang bermain di Eropa, di mana wabah virus corona sedang menyebar.
Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni telah memilih enam pemain yang berkompetisi di Italia, di mana virus corona telah menewaskan sedikitnya 827 orang dalam dua pekan lebih.
Penyebaran virus corona telah mengganggu sejumlah agenda olahraga di seantero dunia, termasuk Liga Italia yang kini harus dihentikan.
Baca Juga: Termasuk Ronaldo, Skuat Juventus Dikarantina Usai Rugani Positif Corona
Tag
Berita Terkait
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya
-
Miliano Jonathans Bersinar Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Dulu Andalan, Jangan Harap 2 Pemain Keturunan Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Bawa Kabar Sangat Buruk untuk FIFA Series 2026
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
-
Ragnar Oratmangoen Tidak Cocok Main di Persib Bandung, Penurunan Karier?
-
Statistik Ragnar Oratmangoen di Eropa Sebelum Jadi ke Persib Bandung
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
3 Fakta Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero, Tidak Kehilangan Tiga Jari
-
Berapa Nomor Punggung Ragnar Oratmangoen Jika ke Persib Bandung?
-
Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero Ternyata Masih Berusia Belasan Tahun
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
-
John Herdman Silahturahmi dengan Jay Idzes ke Markas Sassuolo
-
Gacor! Anak Dokter Kebumen Cetak 6 Gol dari 5 Laga Bersama Eintracht Frankfurt