Suara.com - Bhayangkara FC menjadi salah satu tim Liga 1 2020 yang tetap menggelar latihan, di tengah off-nya kompetisi Liga 1 2020 saat ini akibat pandemi Virus Corona yang menghantui Tanah Air.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster memang tetap menggelar latihan setelah timnya tanpa kemenangan di tiga pekan awal Liga 1 2020, dengan torehan tiga hasil imbang.
Terakhir, Bhayangkara FC ditahan imbang 2-2 oleh sang tamu, Persija Jakarta dalam Derby Jakarta yang dihelat tanpa penonton di Stadion PTIK.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster menyebut finishing masih menjadi kekurangan tim. Menurutnya banyak peluang yang seharusnya bisa dijadikan sebuah gol.
Menurut Munster, fokus timnya di sesi latihan 'tak biasa' ini secara khusus adalah mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi di laga kontra Persija, serta juga membenahi mental bertanding Renan Silva dan kolega.
"Ya, fokus kami adalah mengevaluasi kesalahan-kesalahan di laga lawan Persija. Ada masalah finishing, yang mana memang kami harus lebih improve lagi," buka Munster.
"Selain itu, saya kembali ingin meningkatan mental para pemain, tapi dengan sedikit rileks," sambungnya.
"Sekarang baru mulai saya beri latihan fisik, tapi semuanya menggunakan bola. Hari ini kami juga bermain 11 lawan 11, khususnya untuk melihat 11 pemain yang banyak bermain," terang pelatih berusia 38 tahun itu.
"(Mental) itu sangat penting terutama untuk mencetak gol, selanjutnya kami akan mulai masuk ke area taktik. Itu juga sangat penting karena banyak pemain baru, jadi mereka harus lebih mengenal dan menggunakan sistem dari saya," lanjut Munster.
Baca Juga: Batal Kumpul Awal Pekan Depan, Libur Skuat Persija Diperpanjang
Munster menambahkan, situasinya saat ini serupa seperti musim lalu. Datang ke Bhayangkara FC saat Liga 1 2019 sudah berjalan untuk menggantikan Angel Alfredo Vera yang dipecat, tim belum bisa konsisten.
Namun, Munster akhirnya bisa menjawab segala kritikan pada akhir musim. The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- mampu dibawanya finis di lima besar klasemen akhir Liga 1 2019.
Apa pun itu, Munster tetap mengakui jika timnya memang sangat butuh kemenangan, yang mana bakal jadi kemenangan perdana Bhayangkara FC di Liga 1 2020.
"Musim lalu ketika saya datang pertama di sini kejadian juga sama. Pertandingan pertama kami imbang, kedua kami menang. Musim ini lebih buruk, tapi Itu tetap bagus daripada kami imbang kemudian kalah," celotehnya.
"Sekarang kami butuh sedikit waktu, tapi kami memang butuh satu kemenangan. Karena saya tahu, ketika kami dapat satu kemenangan, kami bisa memanfaatkan momentum itu untuk meraih kemenangan-kemenangan selanjutnya," sesumbar pelatih asal Irlandia Utara itu.
Meski begitu, Munster mengaku cukup bersyukur timnya belum terkalahkan di Liga 1 musim ini.
"Tapi yang terpenting kami belum terkalahkan, dua laga away kami dapat draw. Dan di laga ketiga kami juga agak senang karena bisa menahan tim besar seperti Persija," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Puji Kualitas Pertandingan, Ronald Koeman Legowo Ditahan Imbang Jepang 2-2
-
Perjalanan Masih Panjang, Jerman Diminta Tak Larut Euforia usai Bantai Curacao 7-1
-
Pelatih Spanyol Cadangkan Lamine Yamal saat Hadapi Tanjung Verde
-
Imbangi Brasil, Pelatih Maroko Bidik Final Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Kiper Arab Saudi Pakai Kacamata Hitam Khusus Jelang Lawan Uruguay
-
5 Fakta Gila Usai Jepang Sukses Menahan Imbang Belanda: 7 Laga Tanpa Kalah
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Belanda Gagal Kalahkan Jepang, Virgil van Dijk Diibaratkan Pesawat Boeing Susah Gerak
-
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Jepang Buyarkan Kemenangan Depan Mata Belanda
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal