Suara.com - Kamboja menjadi negara terbaru di Asia Tenggara yang menunda seluruh kegiatan sepak bola mereka termasuk Liga Kamboja musim 2020 akibat pandemi COVID-19.
Beberapa negara ASEAN sudah terlebih dulu melakukannya termasuk Thailand, Vietnam, Indonesia dan Filipina untuk mengurangi penyebaran virus corona. Sedangkan Singapura dan Myanmar memilih untuk bermain secara tertutup.
“Federasi Sepakbola Kamboja (FFC) menginformasikan kepada publik bahwa untuk mencegah penyebaran virus corona, FFC telah memutuskan untuk menunda Piala Hun Sen ke-14, Metfone Cambodia League 2020 dan Kejuaraan Nasional U-16, Kejuaraan Nasional U-18 dan penundaan Kongres Umum 2020 Federasi Sepak Bola Kamboja sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata FFC dalam pernyataan resmi mereka yang dilansir Antara dari Foxports pada Sabtu (21/3/2020).
Liga Kamboja musim 2020 telah menyelesaikan lima putaran pertandingan dengan Phnom Penh Crown FC sebagai pemuncak klasemen sementara dengan koleksi 13 poin.
Juara bertahan Preah Khan Reach Svay Rieng FC juga memiliki jumlah poin yang sama, tetapi berada di urutan kedua dengan selisih gol.
Di Indonesia, operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) juga menunda semua pertandingan Liga 1 dan 2 Indonesia 2020 selama dua minggu sejak 16 Maret 2020 menyusul penyebaran virus corona yang tidak terbendung.
Di Indonesia, Sabtu (21/3/2020), tercatat 450 orang pasien positif virus corona, di mana 38 pasien di antaranya meninggal dunia dan 20 orang dinyatakan sembuh.
Adapun Madura United berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2020 dengan mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan.
Baca Juga: Indra Sjafri Imbau Pentingnya Social Distancing dalam Perangi Virus Corona
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Hati-Hati Sulthan Zaky! Liga Kamboja Tak Sepenuhnya Ramah kepada Pemain Indonesia
-
Jalani Karier di Liga Kamboja, Sulthan Zaky Ikuti Jejak Bintang Timnas Indonesia U-19
-
4 Pemain Indonesia yang Berkarier di Liga Kamboja sebelum Sulthan Zaky
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji