Suara.com - Masih ingat sosok Abdelhak Nouri? Ya, pemain Ajax Amsterdam yang mengalami kerusakan otak permanen itu kini dikabarkan sudah mulai menunjukkan perkembangan positif.
Nouri sendiri diserang penyakit tersebut saat membela Ajax dalam laga uji coba jelang bergulirnya musim 2017 melawan Werder Bremen di Austria. Kala itu, ia tiba-tiba tersungkur di tengah lapangan pada menit ke-72.
Nouri pun langsung tak sadarkan diri seketika itu juga. Beberapa menit kemudian helikopter datang untuk membawa pemain yang karib disapa Appie itu ke rumah sakit di Innsbruck, yang berjarak sekitar 65 kilometer dari lapangan pertandingan.
Akibat kerusakan otak permanen itu, Nouri harus tertidur panjang akibat koma hingga kurang lebih tiga tahun. Namun kini kondisinya dilaporkan membaik.
Menurut sang kakak yang bernama Abderrahim, Nouri kini sudah mulai sadar. Pemain 22 tahun itu bahkan sudah bisa makan, bersin, hingga bersendawa, namun belum bangkit dari tempat tidur.
''Kondisinya bagus, ia belum lama ini sudah ada di rumah. Kami merawatnya sekarang. Saya harus mengatakan bahwa kondisinya jauh lebih baik setelah ia meninggalkan rumah sakit,'' ujar Abderrahim, seperti dilansir dari Sky Sports.
''Ia sadar berada di mana, ia kembali ke lingkungan yang dekat dengan keluarganya. Ia tak lagi dalam koma, sudah terbangun. Ia tidur, ia bersin, ia makan, ia bersendawa,'' imbuhnya.
''Namun, hal ini bukan berarti ia bisa berdiri sendiri dari tempat tidur. Ia harus tiduran dan masih sangat bergantung kepada kami,'' lanjutnya.
''Pada hari baik ada semacam komunikasi, contohnya dengan alis mata dan senyuman. Namun, harus memperhatikan bahwa ia tak dapat bertahan lama,'' tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Liga 1 Terhenti, Hamka Hamza Tak Putus Komunikasi dengan Sesama Pemain
''Kami berbicara kepadanya seperti ia tak sakit. Kami mengikut sertakan dia dalam pembicaraan dan kami menonton pertandingan sepak bola bersama di ruang tengah. Anda bisa melihat bahwa ia sangat suka itu,'' pungkas Abderrahim.
Berita Terkait
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Maarten Paes Kena Semprot Legenda Ajax, Pola Permainannya Dinilai Tak Masuk Akal
-
Pelatih Sukses Girona Jadi Kandidat Utama Nahkoda Maarten Paes di Ajax
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
Alasan Maarten Paes Lolos Sanksi 'Skandal Paspor' KNVB
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?