-
Tristan Gooijer memberikan sinyal kuat bergabung dengan Timnas Indonesia lewat tato berbahasa Indonesia.
-
Bek Ajax Amsterdam ini tampil produktif mencetak tiga gol selama masa peminjaman di Eredivisie.
-
Tristan Gooijer secara terbuka menyatakan menghormati perkembangan pesat skuad Garuda saat ini.
Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Tristan Gooijer, kembali memunculkan sinyal kuat soal peluang bergabung dengan Timnas Indonesia. Bek muda milik Ajax Amsterdam itu sukses mencuri perhatian publik setelah mengunggah foto terbaru di media sosial pribadinya.
Nama Tristan Gooijer memang mulai ramai diperbincangkan sebagai calon pemain diaspora potensial untuk era kepelatihan John Herdman.
Pemain berdarah Maluku dari garis keturunan ibunya tersebut tampil cukup menjanjikan bersama PEC Zwolle pada musim 2025/2026.
Sepanjang musim di Eredivisie, Tristan tampil dalam 23 pertandingan dan berhasil menyumbangkan tiga gol dari posisinya sebagai pemain bertahan.
Akhir pekan lalu menjadi momen emosional bagi Tristan setelah masa peminjamannya di PEC Zwolle resmi berakhir.
Namun, bukan hanya momen perpisahan yang menjadi perhatian, melainkan unggahan di Instagram pribadinya, @tristangooijer.
Dalam salah satu foto, Tristan terlihat memperlihatkan tato di bagian leher bertuliskan kalimat berbahasa Indonesia, “sedikit cinta”. Sebelumnya, ia juga sempat menunjukkan tato bertuliskan “keluarga” di bagian dada.
Unggahan tersebut langsung memancing reaksi besar dari suporter Timnas Indonesia. Banyak yang menilai tato berbahasa Indonesia itu menjadi kode kuat bahwa Tristan memiliki kedekatan emosional dengan Tanah Air.
Apalagi, John Herdman saat ini memang tengah aktif memantau sejumlah pemain diaspora untuk memperkuat skuad Garuda menuju Piala Asia 2027 hingga proyek besar Piala Dunia 2030.
Baca Juga: Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
Beberapa waktu lalu, Tristan Gooijer juga sempat memberikan pernyataan terbuka terkait kemungkinan membela Timnas Indonesia. Ia mengaku mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya sangat menghormati bagaimana sepak bola dijalani di Indonesia. Saya juga melihat perkembangan yang dicapai oleh tim nasional,” ujar Tristan Gooijer dikutip dari VoetbalPrimeur.
Ketika ditanya lebih jauh soal peluang memperkuat Timnas Indonesia, Tristan tidak memberikan penolakan. Ia justru membuka pintu untuk berbagai kemungkinan di masa depan.
“Saya tidak menutup kemungkinan apa pun untuk masa depan,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Klub Ole Romeny dan Elkan Baggott juga Jadi Korban Skandal Southampton Intip Sesi Latihan
-
Indikator Jay Idzes Bisa Bela Timnas Indonesia Bergantung Sassuolo
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung