Suara.com - Jumlah korban virus corona di Indonesia terus melonjak. Senin (30/3/2020), tercatat sudah 1.414 orang dinyatakan positif terjangkit virus yang disebut COVID-19 itu. Sementara jumlah korban meninggal mencapai 122 orang dan 75 di antaranya dinyatakan sembuh.
Dari jumlah total, sebagian besar kasus terjadi di Jakarta. Meningat meningkatnya jumlah orang yang tertular setiap harinya, maka lockdown atau karantina wilayah pun mulai dipertimbangkan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sudah bersurat kepada Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan karantina wilayah. Sementara dari unsur kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya, menyatakan sudah menyiapkan skema keamanan khusus jika pemerintah memutuskan untuk menerapkan lockdown di DKI Jakarta.
Menanggapi situasi saat ini, bek Persija Jakarta Otavio Dutra berpendapat lockdown harus dipikirkan masak-masak.
Eks pemain pemain Persebaya Surabaya itu tidak ingin kebijakan tersebut pada akhirnya akan memperparah situasi. Dikarenakan masyarakat tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
"Menurut saya seandainya memang ada lockdown, situasi bisa tambah parah lagi, kenapa? karena kasihan yang punya keluarga di Jakarta, tapi tempat kerja mereka di luar Jakarta dan sebaliknya, pasti ada tanda tanya, ya situasinya bagaimana karena harus tinggal di rumah sama keluarga di Jakarta," kata Dutra kepada suara.com, Senin (30/3/2020).
"Kalau tidak pergi untuk kerja bisa hilang penghasilan. Mereka harus pergi kerja supaya keluarga bisa makan di rumah," jelasnya.
Pemain kelahiran Brasil yang sudah menjadi WNI itu menyebut karantina wilayah harus dipertimbangkan. Paling tidak mencari solusi bagi para pekerja yang penghasilannya harian.
"Kita tidak tahu juga berapa lama harus tinggal jauh dari keluarga sampai situasi ini balik normal. Apalagi ada yang punya keluarga di Jakarta, ada keluarga di kota lain, ada orang tua juga yang tinggal jauh, jadi situasi itu sangat sangat sulit," pungkasnya.
Baca Juga: Update Corona 30 Maret 2020 di Jogja: 41 Pasien Negatif, Positif Tak Tambah
Sebagai informasi tambahan, Dutra kini menetap di Jakarta meski sedang tidak ada kompetisi. Sebagaimana diketahui, PSSI menunda kompetisi hingga 29 Mei mendatang menyusul penyebaran virus corona yang tak juga mereda.
Bahkan, PSSI akan menghentikan total kompetisi, jika pemerintah memperpanjang status darurat COVID-19 lebih dari tanggal 29 Mei 2020.
Rencana lokcdown di Jakarta bukan tanpa alasan. Sebab, Jakarta menjadi penyumbang pasien terbanyak virus corona.
Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima Suara.com, Senin (30/3/2020) sore ini, setidaknya ada 698 kasus positif di Jakarta.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA