Suara.com - Winger andalan Liverpool, Sadio Mane mengaku maklum seandainya timnya urung menjadi juara Liga Inggris musim ini, sekalipun The Reds di ambang mencatat kejayaan, ketika pandemi Virus Corona memaksa penghentian sementara kampanye 2019/2020.
Liverpool asuhan Jurgen Klopp sudah unggul bersih 25 poin dari penguntit terdekat, Manchester City, ketika kompetisi Liga Inggris 2019/2020 ditangguhkan bulan lalu.
Liga Inggris musim ini sendiri sejatinya hanya menyisakan sembilan matchweek lagi, dengan Liverpool tinggal membutuhkan dua kemenangan untuk menyegel status sebagai kampiun.
Ini tentu amat menyakitkan, sebagaimana Liverpool tinggal sejengkal lagi untuk merebut gelar juara liga pertama mereka dalam kurun waktu 30 tahun!
Pasalnya, kini muncul wacana jika kampanye 2019/2020 akan dibatalkan jika pandemi belum juga mereda.
"Tentu saya ingin memenangkan liga. Saya ingin mendapatkan trofi, itu yang saya inginkan. Kami semua menginginkannya. Para pemain telah bekerja keras dan tampil luar biasa sepanjang musim," buka Mane kepada talkSPORT.
"Tetapi pada situasi seperti ini, apa pun yang terjadi saya akan memakluminya," sambung bintang Timnas Senegal itu pasrah.
"Ini sudah sulit bagi Liverpool, bagi semua orang di klub ini, para pemain. Tetapi, ini lebih berat lagi bagi jutaan orang di seluruh dunia," tutur Mane.
"Beberapa orang kehilangan anggota keluarganya dan itu situasi yang lebih rumit. Tapi bagi saya sendiri, ini mimpi saya dan saya ingin menjuarai itu (Liga Inggris) tahun ini," ujar winger berusia 28 tahun eks Southampton itu.
Baca Juga: Permata Brescia Sandro Tonali Jadi Bahan Rebutan Juventus dan Duo Milan
"Namun jika memang itu tak terjadi, saya akan terima. Ini bagian dari kehidupan, semoga kami menjuarainya musim depan," pungkas Mane.
Berita Terkait
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
-
Drama Menit Akhir Bursa Transfer, Liverpool Blokade Curtis Jones ke Inter Milan
-
Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan