Suara.com - Untuk tetap berada di rumah sesuai imbauan dari pemerintah selama pandemi virus corona berlangsung tentu cukup membosankan. Namun, ini harus dilakukan sebagai salah satu upaya menekan penyebaran virus corona di Indonesia.
Tentu, ada kerinduan karena sudah sekitar satu bulan lamanya aktivitas seperti biasanya ditinggalkan untuk tetap di rumah. Hal ini sangat dirasakan oleh sebuah tim sepak bola, karena hampir setiap saat selalu bersama.
Namun, kini terpaksa tim-tim sepak bola merumahkan pelatih, pemain, dan ofisial tim selama pandemi virus corona berlangsung. Belum diketahui kapan bencana ini akan selesai.
Salah satu tim Liga 1 2020 punya cara unik agar bisa bertemu satu sama lain, meski tidak langsung. Pertemuan dilakukan secara virtual dan diikuti oleh 40 orang, baik itu dari manajemen serta jajaran tim.
Cerita, senda gurau, dan temu kangen antar pemain, official, dan manajemen bisa dilakukan. The Guardian pun bakal rutin melakukan silahturahmi online ini jika diperlukan.
"Alhamdulillah silaturahmi online ini berjalan dengan lancar dan luar biasa manfaatnya. Saya kangen bersama dengan pemain, official dan manajemen," kata manajer Bhayangkara FC I Nyoman Yogi dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2020).
Banyak hal yang dibahas dari pertemuan online itu. Sepertu imbauan selalu berolahraga, manfaatkan waktu bersama keluarga, menjaga kesehatan dan yang satu adalah selalu berdoa agar pandemi COVID-19 di Indonesia bisa selesai.
"Memang bagus ini program silaturahmi online, sesuai program dari pemerintah juga untuk tidak berkumpul selama Pandemi (corona)," jelasnya.
"Selalu di rumah dan kita akan adakan juga nanti di waktu bulan puasa yaitu buka bersama online," pungkas pria berpangkat AKBP di kepolisian itu.
Berita Terkait
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta