Suara.com - Setelah sukses melelang sepatu berharga miliknya, manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas kembali melakukannya lagi. Tak kalah berharga, barang kali ini yang dilepasnya adalah medali Piala Presiden 2018.
Sepatu Bambang terlelang di angka Rp 18,6 juta. Alas kaki tersebut digunakannya saat Persija meraih juara Liga Indonesia di musim 2001 setelah mengalahkan PSM Makassar di final.
Dengan sepatu itu juga, ia mencetak dua gol di laga tersebut dan membuat Persija menang 3-2 atas Pasukan Ramang.
Sama seperti sebelumnya, lelang akan dilakukan melalui program "Lelang Satu Hati Lawan Corona dari Persija untuk Indonesia". Medali Piala Presiden 2018 terbilang cukup berharga bagi Bambang.
Sebab, medali tersebut salah satu kenangan manis di musim 2018 karena pria yang akrab disapa Bepe itu mendapatkan sejumlah trofi. Selain Piala Presiden, di musim itu Persija juga menjadi kampiun Liga 1 2018.
Apalagi, ada kisah menarik Bepe dengan medali tersebut. Barang itu pernah menghilang selama beberapa hari setelah diberikan kepada Bepe usai Persija juara.
Beruntung ada yang menemukannya dan langsung dikembalikan kepada sang legenda timnas Indonesia itu. Persija juga telah membuatkan replika medali tersebut, sehingga Bepe ingin melelang yang asli.
"Menariknya Persija telah membuatkan replika medali ini untuk saya. Akhirnya saya punya dua medali. Medali asli ini akan saya lelang, sedangkan replikanya saya simpan," kata Bepe dikutip laman resmi klub.
"Jadi bagi teman-teman yang ingin memiliki medali juara Piala Presiden 2018 milik saya ini silakan bergabung dengan Persija Jakarta untuk mengikuti lelang medali ini," Bepe menambahkan.
Adapun penawaran awal untuk medali tersebut Rp 2 juta. Proses lelang dimulai sejak malam ini (21/4/2020) pukul 20.00 WIB hingga Rabu (22/4/2020) pukul 19.00, di akun Instagram Persija.
Baca Juga: Ferry Paulus Nilai Pemilihan Yunus Nusi untuk Plt Sekjen Sudah Tepat
Hasil dari lelang nantinya sepenuhnya akan didonasikan oleh Persija untuk memerangi virus corona di Indonesia.
Berita Terkait
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Fabio Calonego Minta Persija Bangkit dan Jaga Harga Diri di Dua Laga Sisa
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
-
Persija Kalah dari Persib, The Jakmania Lontarkan Kritik Keras ke Skuad Mauricio Souza
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?