Suara.com - Klub Liga Inggris, Crystal Palace, mengklaim status sebagai tim sepakbola profesional tertua di dunia. Ini berdasarkan temuan baru penelitian yang menyatakan mereka memiliki keterkaitan dengan tim yang terbentuk pada tahun 1861 silam.
Sheffield FC (beda dengan Sheffield United dan Sheffield Wednesday) hingga saat ini diakui FA sebagai tim sepakbola amatir tertua di dunia, di mana klub tersebut didirikan pada 24 Oktober 1857 silam.
Sedangkan untuk tim profesional, status klub tertua hingga saat ini disandang oleh Notts County yang berdiri pada November 1862.
Crystal Palace sendiri diketahui secara umum didirikan pada 1905.
Akan tetapi, hasil penelitian yang dituangkan dalam buku terbaru Peter Manning bertajuk "Palace at The Palace: A History of the Crystal Palace and It's Football Club 1851-1915" menyatakan bahwa Crystal Palace sebenarnya didirikan pada 1861 silam, serta memainkan pertandingan pertama mereka pada Maret 1862.
Pihak klub Crystal Palace sendiri bahkan melakukan sebuah wawancara khusus dengan Manning, yang diunggah di saluran YouTube The Eagles --julukan Crystal Palace, Rabu (22/4/2020), untuk menjabarkan temuan baru tersebut.
Disebutkan, pada 1852 silam perusahaan baja dan kaca, Crystal Palace Company didirikan. Perusahaan itu lantas membuka lapangan kriket lima tahun kemudian yang sekaligus mendirikan klub Crystal Palace.
Tradisi Inggris era Victorian mencatat bahwa atlet kriket biasanya bermain sepakbola pada musim dingin untuk menjaga kebugaran mereka, dan efeknya pada 1861 klub Crystal Palace mendirikan cabang sendiri untuk olahraga sepakbola.
Klub sepakbola Crystal Palace dilaporkan memainkan pertandingan pertamanya pada 15 Maret 1862.
Baca Juga: Soal Kelanjutan Liga Inggris 2019/2020, Klopp: Jika Tak Bisa Jangan Dipaksa
Setahun berselang ketika FA didirikan, salah satu atlet kriket Crystal Palace, Frank Day, menghadiri rapat perdana badan sepakbola Inggris tersebut.
Lantas ketika Piala FA (turnamen sepakbola tertua di dunia) edisi perdana dilangsungkan pada musim 1871/1872, Crystal Palace ambil bagian di dalamnya dan mencapai babak semifinal.
Akan tetapi, klub Crystal Palace tersebut kemudian berhenti tampil di pertandingan resmi sepakbola.
Menurut analisis Manning, laga sepakbola telah merusak kondisi permukaan lapangan yang lebih diperuntukkan guna memainkan kriket. Jadilah, klub sepakbola Crsytal Palace vakum.
Sepakbola kembali dimainkan klub Crystal Palace pada 1894 setelah Henry Gillman mengarahkan dewan direksi perusahaan untuk membangun stadion di area mereka, dan kemudian sedikitnya 20 partai final Piala FA dimainkan di stadion tersebut pada medio 1895-1914.
Nahm akhirnya pada 1905, perusahaan mendirikan klub profesional Crystal Palace yang 1.700 lembar sahamnya dibeli oleh perusahaan Crystal Palace Company, atau dalam kata lain perusahaan itu memegang hak milik klub yang mereka dirikan pada 1861.
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Media Inggris Desak MU Segera Resmikan Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
-
Oxford United Lepas 10 Pemain Usai Alami Degradasi, Termasuk Ole Romeny?
-
Chelsea Abaikan Pelatih Medioker, Kini Memburu Xabi Alonso Sebagai Juru Selamat Baru Bermodal Rekor
-
Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Jauhi Man City, Tottenham Terancam Degradasi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!