Suara.com - Wacana Bundesliga alias Liga Jerman musim kompetisi 2019/2020 untuk kembali dilanjut pada 9 Mei 2020 di tengah pandemi COVID-19 yang belum mereda, menuai kritik maupun kecaman dari publik Jerman.
Kabar yang santer dihebuskan media-media ternama Jerman dalam beberapa hari terakhir, matchweek tersisa Bundesliga musim ini direncanakan digelar tanpa penonton.
Pertimbangan tersebut diambil lantaran Pemerintah Jerman melarang adanya keramaian hingga 31 Agustus.
Namun, kampanye 2019/2020 memang akan segera dilanjut dalam waktu dekat, yang sekaligus menuai kontroversi lantaran liga-liga domestik di Eropa lainnya dipercaya memang masih akan ditangguhkan imbas pandemi.
Seperti diketahui, sederet klub Bundesliga, termasuk tim-tim top macam Bayern Munich dan Borrussia Dortmund bahkan sudah mulai menggelar sesi latihan selama tiga pekan terakhir, meski dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil sebagai persiapan melanjutkan kompetisi.
Akan tetapi, niatan untuk buru-buru kembali menggulirkan kompetisi ini nyatanya menuai kecaman dari berbagai pihak.
Wacana tersebut dinilai tidak pantas saat kasus positif COVID-19 di Jerman saat ini sudah menembus angka 140.000 kasus, 4.500 di antaranya berakhir dengan kematian.
Menurut pendukung Fanszenen Deutschlands, memulai kembali musim di tengah pandemi yang masih masif hanya "akan menjadi bahan olok-olokan di masyarakat."
"Sepakbola profesional telah lama sakit dan harus terus 'dikarantina'," kata pendukung Fanszenen Deutschlands seperti dimuat AFP.
Baca Juga: Scholes: Pogba Mirip Steven Gerrard, Bisa Lakukan Segalanya!
Grup pendukung lainnya yang bernama Unsere Kurve juga turut mengecam langkah tersebut. "Sepakbola tidak bisa bertindak tanpa memikirkan masyarakat keseluruhan. Jika pertandingan berlanjut, kami keluar!"
Bahkan, beberapa pemain klub Liga Jerman juga menyuarakan ketidaksetujuannya dengan rencana melanjutkan kompetisi di tengah situasi pandemi.
Bek tengah Bayern, Niklas Sule menganggap bahwa ada hal lain yang lebih penting saat ini daripada sekadar sepakbola.
Sementara itu, striker klub Union Berlin Sebastian Polter mengatakan; "Tidak ada yang menginginkan pertandingan di stadion kosong -- tidak ada pemain, tidak ada penggemar."
Politikus dan ilmuwan Karl Lauterbach juga menjadi yang kontra terhadap wacana ini.
Ia mengkhawatirkan apabila liga tetap digelar di tengah krisis ini, justru akan menghabiskan sekira 20.000-an alat tes yang saat ini lebih banyak dibutuhkan masyarakat umum, ketimbang para pesepakbola dan pihak yang terlibat dalam liga.
Berita Terkait
-
Pengganti Thom Haye Ditemukan! Gelandang Jerman Berdarah Surabaya
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Harry Kane Cetak 500 Gol, Buru Rekor Robert Lewandowski, Vincent Kompany: Saya Gak Peduli!
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
10 Pemain Keturunan Indonesia Eropa Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia 2030
-
AFC Sanksi PSSI Lagi Akibat Telat Lapor Laga Uji Coba Timnas Indonesia Lawan Mali
-
Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning
-
Maarten Paes Incar Posisi Kiper Utama Ajax Musim Depan Usai Debut Manis Lawan NEC Nijmegen
-
Jelang FIFA Series 2026, Kevin Diks: Kami Harus Lebih Kejam!
-
Eks Mertua Pratama Arhan Bawa Kasus Baru ke PSSI, Akan Segera Lapor
-
Kevin Diks Bicara Periode Sulit Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Spalletti Menghilang usai Juventus Disingirkan Galatasaray, Chiellini Pasang Badan
-
Calvin Verdonk Main Sangar Lawan Angers, Tiket Liga Champions Kini Bukan Sekadar Mimpi Bagi Lille
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus