Suara.com - Legenda dan mantan kapten Manchester United, Bryan Robson, melontarkan pujian setinggi langit kepada 'pahlawan' baru The Red Devils, Bruno Fernandes.
Mantan pemain pujaan publik Old Trafford yang dijuluki 'Captain Marvel' itu menyebut Fernandes hampir sebanding dengan Paul Scholes, legenda Man United lainnya.
Kebetulan, Fernandes dan Scholes memang memiliki gaya bermain yang cukup mirip. Fernandes dan Scholes fasih bermain sebagai gelandang serang ataupun gelandang sentral.
Keduanya juga memiliki visi bermain, kemampuan passing, bahkan kemampuan mencetak gol yang mumpuni.
Fernandes sendiri langsung nyetel bersama Man United semenjak direkrut dari Sporting CP pada penutupan bursa transfer Januari 2020 lalu.
Sejauh ini, bintang Timnas Portugal itu sudah mengemas tiga gol serta empat assist untuk The Red Devils, hanya dari sembilan laga lintas ajang di paruh kedua musim 2019/2020 ini, sebelum kampanye ditangguhkan imbas pandemi COVID-19.
"Performa tim, khususnya Bruno sebelum lockdown (di Inggris) sudah pasti membuat fans (Man United) semringah. Ini mengindikasikan langkah Ole (Gunnar Solskjaer -- manajer Man United) sudah tepat. Bruno membuktikan dirinya rekrutan luar biasa. Dia sudah terlihat seperti pemain Man United yang sebenarnya," papar Robson di laman resmi Man United.
"Permainannya sangat bagus, dia selalu positif dan menatap ke depan. Selama bertahun-tahun, dia pemain kami yang paling mirip dengan Paul Scholes dalam hal teknik, bagaimana caranya mencari ruang, dan hasratnya untuk melepaskan tembakan," celoteh Captain Marvel.
"Anda layak membandingkannya dengan Paul. Mungkin saat ini belum benar-benar sebanding, namun kebintangan dan kualitas mereka nyaris setara. Keduanya merupakan gelandang yang komplet," tutur Robson.
Baca Juga: PSSI Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak COVID-19
"Bruno memberi tim keseimbangan dan rasa takut bagi lawan. Ketika Anda mengombinasikannya dengan Scott McTominay yang semakin baik plus prospek Marcus Rashford kembali bugar (pasca cedera), itu kelihatan bagus," tandas gelandang andalan Man United di era 80 dan awal 90-an itu.
Berita Terkait
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib