Suara.com - Liverpool dan Everton diizinkan untuk memainkan sisa laga kandang Liga Premier Inggris 2019/20 di markas masing-masing tanpa penonton setelah sempat timbul kekhawatiran timbulnya kerumunan di luar stadion, yang bertentangan dengan praktik jaga jarak mencegah penyebaran COVID-19.
Selain itu, kelompok penasihat keselamatan dewan kota Liverpool sudah menyetujui kelangsungan Derbi Merseyside, saat Everton menjamu Liverpool di Stadion Goodison Park pada 21 Juni, demikian dilaporkan kolumnis The Times, Paul Joyce, pada Rabu (10/6/2020).
Dengan demikian, selain Derbi Merseyside, Everton diperbolehkan menggelar empat sisa laga kandang lagi di Goodison Park musim ini dari total sembilan pertandingan yang belum mereka jalani.
Jumlah sisa empat laga kandang juga akan dimiliki Liverpool, termasuk menjamu Crystal Palace pada 25 Juni, yang berpeluang jadi pertandingan penentu gelar juara.
Sebelumnya, pihak kepolisian Inggris sempat menyatakan bahwa laga-laga kandang sejumlah tim seperti Liverpool perlu dialihkan ke arena netral demi mencegah kerumuman suporter di luar stadion.
Secara spesifik pihak kepolisian juga sempat menyebut Derbi Merseyside antara Everton menjamu Liverpool dalam laga pekan ke-30 sebagai salah satu pertandingan yang perlu dialihkan.
Belakangan Wali Kota Liverpool Joe Anderson menyatakan dukungan agar Derbi Merseyside tak perlu dialihkan dari Goodison Park, sebab situasi sudah membaik ketimbang sebelumnya serta pihak kedua klub sama-sama sudah berkomitmen terus menanamkan pemahaman kepada para suporternya tentang pentingnya tidak membuat kerumunan di luar stadion.
Liga Premier Inggris ditangguhkan sejak pertengahan Maret karena pandemi COVID-19 dan rencananya kembali dilanjutkan mulai 17 Juni mendatang dengan dua laga yang sebelumnya sudah tertunda yakni Aston Villa vs Sheffield United dan Arsenal vs Manchester City.
Apabila Man City kalah melawan Arsenal, Liverpool yang unggul 25 poin di puncak klasemen bisa memastikan gelar juara dengan memenangi Derbi Merseyside.
Baca Juga: Doa Ismed untuk Bambang Pamungkas: Semoga Bepe Jadi Presiden Klub
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan
-
Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya
-
Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian