Suara.com - Eks penyerang Persija Jakarta, Emannuel Kenmogne atau yang lebih dikenal dengan nama Pacho Kenmogne, mengaku tidak bisa melupakan kenangannya bersama klub berjuluk Macan Kemayoran yang pernah dibelanya dalam dua periode, yakni 2013-2014 dan 2016.
Dikutip dari laman resmi Persija, pria 39 tahun asal Kamerun itu mengingat bagaimana dia diterima dengan sangat baik oleh para pemain ketika pertama kali tiba di markas Persija.
"Saya masih mengingat Ismed Sofyan, Galih Sudaryono, Fabiano dan masih banyak pemain lain. Persija sendiri selalu ada di hati saya," ujar Pacho.
Salah satu pemain yang paling intens berkomunikasi dengannya adalah Rohit Chand.
Rohit, yang sampai kini masih merumput bersama Persija, sempat menjadi teman sekamar Pacho yang telah gantung sejak akhir musim 2016 itu.
"Rohit itu orang yang baik. Saya tahu dia masih di Persija dan itu adalah suatu hal yang luar biasa," kata Pacho.
Satu hal lain yang kerap mengingatkan Pacho dengan Indonesia adalah kuliner.
"Waktu di Persija saya sangat suka memakan nasi goreng pedas dan sop buntut. Rasa seperti itu sulit ditemui di Eropa," tutur pria bertinggi 174 cm yang juga memiliki kewarganegaraan Belgia itu.
Pacho Kenmogne perdana bergabung dengan Persija Jakarta pada 2013, setelah didatangkan dari klub Yunani, Ethnikos Achna, untuk menggantikan posisi Pedro Javier.
Baca Juga: Manchester United Mungkin Lepas Daniel James dengan Status Pinjaman
Di musim pertamanya, Pacho tampil sangat eksplosif dengan torehan 13 gol dari 18 pertandingan Liga Super Indonesia.
Setelah itu, Pacho sempat hijrah ke Persebaya Surabaya dan kemudian bergabung dengan tim asal Malaysia, Kelantan FA.
Dari Kelantan FA, tepatnya pada tahun 2016, Pacho kembali ke Persija untuk berkompetisi di Indonesian Soccer Championship (ISC) A.
Usai berseragam Persija untuk kedua kalinya, Pacho akhirnya memutuskan untuk pensiun dari sepakbola.
Berita Terkait
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati