Batistuta juga masih memegang rekor sebagai sebagai satu-satunya pemain dalam sejarah sepakbola yang mampu mengemas dua hat-trick di edisi Piala Dunia yang berbeda.
Batistuta juga memenangi Copa America secara berturut-turut (1991 dan 1993) serta Piala Konfederasi 1992 bersama timnasnya.
Meski dengan segala pencapaian hebat di level klub dan timnas tersebut, momen terdekat Batigol untuk memenangi Ballon d'Or hanyalah peringkat empat pada penganugerahan tahun 1999.
2. Romario
Romario Faria adalah legenda sepakbola Brasil yang tak hanya haus gol, namun juga memiliki kemampuan all-round yang sangat baik sebagai seorang penyerang.
Rajin turun ke belakang untuk menjemput bola dan juga memiliki kreativitas yang mumpuni, tak ayal Romario kerap menjalin partnership yang apik dengan striker-striker top dunia pada masanya.
Memulai karier klubnya di Brasil, Romario lantas hijrah ke Eropa untuk gabung dengan raksasa Belanda, PSV Eindhoven pada 1988.
Romario praktis benar-benar mendominasi Eredivisie. Rekornya sangat fenomenal; 165 gol dari 167 pertandingan dalam lima musim!
Romario kemudian menjadi bagian dari 'Dream Team' Johan Cryuff di Barcelona. Di Camp Nou, Romario pun menjalin kombinasi yang apik dengan sang tandem, yakni penyerang legendaris Bulgaria Hristo Stoichkov.
Baca Juga: Corentin Tolisso Santer Dikaitkan dengan Manchester United, Agen Buka Suara
Setelah menaklukkan panggung Eropa, Romario kemudian mudik ke negara asalnya. Romario lantas mencatatkan namanya di urutan kedua daftar top skor sepanjang masa Liga Brasil dengan torehan 154 gol.
Di penghujung kariernya, Romario sempat merumput di Qatar, Amerika Serikat dan Australia sebelum benar-benar pensiun pada 2010.
Di level internasional, pencapaian Romario pun bukan 'kaleng-kaleng'.
Penyerang yang memiliki pusat gravitasi rendah dengan tubuh mungil layaknya Lionel Messi tersebut mengemas 55 gol dari total 70 penampilan bersama Timnas Brasil.
Romario pun ada di urutan keempat daftar top skor sepanjang masa Selecao.
Romario sendiri menasbihkan dirinya sebagai legenda sepakbola Brasil usai membawa negaranya kampiun Piala Dunia 1994, termasuk juga memenangi Golden Ball di akhir turnamen.
Berita Terkait
-
Pilpres Barcelona Memanas! Victor Font Serang Laporta, Lionel Messi Jadi Bahan Kampanye
-
Tajam! Fabio Capello Sebut Cristiano Ronaldo Tak Punya Otak Jenius seperti Messi
-
Lionel Messi Cedera Hamstring, Pertandingan Inter Miami Ditunda
-
Valuasi Inter Miami Tembus Rp23,4 Triliun, Geser LAFC dari Puncak MLS
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
3 Pemain Bulgaria Paling Top yang Bisa Jumpa Timnas Indonesia
-
Sosok-sosok Naturalisasi yang Bisa Membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Persib Terancam Sanksi AFC Lagi Akibat Suporter Masuk Lapangan Usai Lawan Ratchaburi di GBLA
-
3 Tahun Tinggal di Indonesia, Pelatih Timnas Bulgaria Sebut Sepak Bola Seperti Agama
-
Bojan Hodak Ngamuk Akibat Ulah Oknum Suporter di Laga ACL 2 Kontra Ratchaburi
-
Pengakuan Patrick Kluivert: Masih Ingin Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tapi...
-
Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!
-
Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru
-
Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare
-
Pelatih Bulgaria Mengaku Sudah Amati Timnas Indoneesia: Punya Tujuan Lolos Piala Dunia 2030