Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memantau training camp (TC) atau pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (16/7/2020). Iriawan tidak sendiri, ia didampingi oleh Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri dan Plt Sekjen Yunus Nusi.
Iriawan menjelaskan kedatangannya untuk memberikan motivasi kepada para pemain Timnas Indonesia U-16. Ia menginginkan agar pemain, pelatih, dan ofisial Timnas U-16 terus semangat.
"Saya datang untuk melihat latihan Timnas U-16 karena ingin memotivasi pemain secara langsung. Kami berpesan untuk pemain dan ofisial terus semangat dan bekerja keras selama TC dan tetap menjaga kesehatan," kata Iriawan dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Kamis (16/7/2020).
Selain itu, kedatangan Iriawan untuk melihat secara langsung TC yang dilakukan di tengah pandemi COVID-19 ini berjalan dengan lancar atau tidak.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengaku cukup puas setelah melihatnya langsung. Sebab, protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah corona dilakukan cukup ketat.
"Semenjak mereka akan berlatih di Stadion Patriot, mereka lakukan langkah-langkah protokol kesehatan, mulai rapid test dan semuanya. Mereka betul-betul menerapkan juga sosial distancing, kemudian pakai sarung tangan, pakai masker kalau di ruangan," jelasnya.
"Sehingga alhamdulillah sampai sekarang mereka dalam keadaan sehat, bugar, dan semangat untuk terus berlatih menghadapi beberapa pertandingan yang akan kita hadapi beberapa bulan ke depan," tambah lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Selain itu, Iwan Bule bangga setelah menerima laporan dari tim dokter Timnas Indonesia U-16 mengenai perkembangan fisik para pemain terus meningkat, setelah lama tidak berlatih bersama-sama di lapangan akibat pandemi COVID-19.
"Saya menerima laporan dari tim kedokteran juga, perkembangan secara fisik mereka cukup pesat. Mudah-mudahan dengan adanya nutrisi yang bagus, kemudian fase latihan yang bagus, mereka bisa tumbuh berkembang lebih tinggi lagi seperti yang diharapkan oleh publik, yaitu pemain kita cerdik, cekat, fisiknya kuat, dan bisa performa dengan baik," pungkasnya.
Baca Juga: Lebih dari Seminggu TC Timnas U-16, Bima Sakti Masih Terkendala Hal Ini
Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti berterima kasih atas kunjungan Iwan Bule dan tim. Bima mengatakan anak asuhannya jadi termovitasi karena dipantau oleh ketua umum PSSI.
"Kami berterima kasih kepada pak ketua umum dan jajarannya hari ini dengan kesibukan yang ada beliau tetap menyempatkan hadir di tengah-tengah kita," ujar mantan pemain Persegres Gresik United.
"Terus tadi juga pemain sangat termotivasi sekali untuk bisa ketemu dengan pak ketum. Tadi pak ketum juga sempat menyampaikan sarannya buat kita, kemudian himbauannya kepada kita untuk tetap selalu menjaga kesehatan dan semoga sukses nanti di Piala Asia U-16," pungkasnya.
TC Timnas U-16 ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-16 2020 di Bahrain pada 25 November hingga 12 Desember mendatang.
Pasukan Merah Putih bergabung di Grup D bersama lawan-lawan kuat yaitu Jepang, Arab Saudi, dan China.
Berita Terkait
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang