Suara.com - Entah serius atau sekadar merendah, pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini menegaskan jika timnya bukan pesaing atau penantang untuk gelar Scudetto alias gelar juara Liga Italia musim ini.
Ini disampaikan pelatih berambut abu-abu tersebut setelah Atalanta diimbangi tuan rumah Hellas Verona 1-1 pada laga pekan ke-34 Liga Italia 2019/2020 di Stadio Marc'Antonio Bentegodi, Verona, Sabtu (18/7/2020) malam WIB.
Atalanta (71 poin) saat ini tertahan di peringkat kedua klasemen sementara dengan jarak enam poin dari Juventus (77 poin) yang bertengger di puncak.
Sebenarnya gap dengan Juventus bisa saja hanya empat poin, namun Atalanta memang hanya bisa bermain imbang 1-1 tadi malam.
Kini, keunggulan Juventus pun bisa melebar menjadi sembilan poin andai Bianconeri berhasil memenangi laga giornata ke-34 mereka melawan Lazio pada Selasa (21/7/2020) dini hari WIB.
Atalanta pun bisa digeser tim peringkat ketiga, Inter Milan (71 poin) dan tim peringkat keempat, Lazio (69 poin) andai kedua tim tersebut berhasil memenangi laga pekan ke-34 mereka masing-masing.
Dikatakan Gasperini, Scudetto bukanlah target timnya semenjak awal musim, melainkan hanya mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan, atau musim kedua setelah debut mereka tahun ini di kompetisi antarklub paling elite di Eropa tersebu..
"Kami hanya berjarak satu poin dari mengamankan tempat di Liga Champions untuk musim depan," ucap Gasperini kepada Sky Sport Italia, saat ditanya apakah hasil imbang lawan Verona memengaruhi kans Scudetto timnya.
"Performa yang bagus melawan tim yang ingin membuktikan diri setelah kekalahan kontroversial dari (AS) Roma. Kami kurang memiliki ketajaman di babak pertama dan lalu Verona beraksi dengan baik setelah gol kami. Seharusnya kami bisa membunuh pertandingan, tapi hasil imbang di Verona adalah hasil bagus," sambungnya.
Baca Juga: AC Milan Bantai Bologna, Berikut Klasemen Serie A Italia 2019/20
"Sejak kompetisi dimulai kembali, kami telah mencapai hasil-hasil yang pantas bersaing di jalur Scudetto. Tapi, itu sama sekali bukan target kami!" tegas Gasperini.
"Mungkin kami hanya bisa menyesali beberapa hasil buruk pada putaran pertama musim ini. Tapi berbicara tentang Scudetto, mengatakan jika kami adalah pesaing Scudetto, itu berlebihan," celoteh pelatih berusia 62 tahun itu.
"Saya melihat Atalanta yang sama hari ini. Kami bukan tim yang sangat cepat, namun kekurangan kami hari ini adalah kualitas di final third, karena nyatanya kami menciptakan banyak peluang," tandasnya.
Di markas Verona, Atalanta unggul terlebih dahulu lewat gol sang bomber maut, Duvan Zapata pada menit ke-50.
Akan tetapi, tim tuan rumah mampu membalas sembilan menit berselang lewat gol Matteo Pessina.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Cremonese Dibantai Fiorentina, Pelatih Kritik Emil Audero: Terlalu Mudah Kebobolan
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
Emil Audero Blunder Fatal Lawan Lecce Hingga Cremonese Terperosok ke Zona Degradasi Liga Italia
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030
-
John Herdman: Saya Memikirkan Marselino dan Miliano
-
Begitu Bertenaga, John Herdman Terkesan dengan Lagu Indonesia Raya
-
Pelatih St Kitts and Nevis Ngeles Begini usai Dibantai Timnas Indonesia 4-0
-
Uji Coba Sengit, Jerman Raih Kemenangan Dramatis 4-3 atas Swiss