Suara.com - Pelatih Napoli Gennaro Gattuso mengaku tetap memiliki penyesalan meski skuatnya berhasil mengalahkan Udinese 2-1 dalam lanjutan Liga Italia.
Saat menjamu Udinese di Sao Paolo, Senin (20/7/2020) dini hari WIB, Napoli sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Rodrigo De Pau di menit ke-22.
Namun Napoli menyamakan kedudukan lewat gol Arkadiusz Milik di menit ke-31. Gol Matteo Politano menjelang akhir pertandingan memastikan kemenangan Napoli.
Usai laga, Gattuso tetap memuji usaha para pemainya mengejar kemenangan. Namun dia mengeluhkan penyelesaian akhir skuatnya dan tendangan yang selalu membentur tiang gawang.
"Saya senang bahwa kami mencari kemenangan sampai peluit akhir.Udinese adalah tim yang sangat fisik," kata Gattuso setelah pertandingan seperti dilansir Football Italia.
"Penyesalan terbesar kami adalah bahwa kami membentur tiang lagi. Kami menghabiskan banyak waktu di setengah lapangan mereka dan kebobolan dengan serangan pertama mereka," ungkapnya.
"Kita harus meningkatkan dalam hal ini. Saya pikir itu adalah kemenangan penting, yang memungkinkan kami bekerja lebih baik."
"Saya pikir masalah kita adalah bukan kurangnya keseimbangan. Kami sering membentur tiang dan, dalam beberapa kasus, ada beberapa nasib buruk," ujarnya.
Selain itu Gattuso juga mengaku khawatir dengan padatnya jadwal pertandingan. Ia bahkan menyebut saat ini klub tak lagi main sepak bola, dan seperti olahraga yang asing.
Baca Juga: Roma vs Inter Berakhir Imbang, Antonio Conte Sebut Jadwalnya Gila
"Bermain setiap tiga hari dan tanpa suporter adalah sesuatu yang berbeda, para pemain bukan robot. Saya tidak bisa mengatakan hal buruk tentang tim ini," pungkasnya.
Kemenangan tersebut membuat Napoli tetap bertahan di posisi enam Klasemen Liga Italia atau zona Liga Europa dengan 56 poin atau memiliki poin yang sama dengan AC Milan di posisi ketujuh.
Berita Terkait
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair