Suara.com - Salah satu dokter tim nasional Indonesia, Ahmad Nizar, mengatakan bahwa penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di pemusatan latihan (TC) timnas bisa menjadi acuan untuk penyelenggaraan Liga 1, 2 dan 3 yang akan dimulai pada Oktober 2020.
"Ini bisa menjadi contoh untuk liga," ujar Ahmad Nizar, seperti dikutip Antara dari laman resmi PSSI yang dipantau di Jakarta, Jumat (24/7/2020).
Menurut dia, hal itulah yang menjadi alasan mengapa protokol kesehatan di TC timnas diterapkan sangat ketat.
Seperti, misalnya, harus dilakukan pengetesan COVID-19 secara rutin baik tes usap (swab test) maupun tes cepat (rapid test).
Di TC timnas, tes usap dilakukan sehari sebelum para pemain, pelatih dan ofisial berkegiatan di lapangan. Setelahnya, semua personel di skuat wajib mengikuti tes cepat setiap tujuh hari.
"Sebenarnya, kan, biasanya tes cepat per-14 hari. Namun kami tidak mau ambil risiko. Setiap tujuh hari semuanya harus dites cepat ulang," kata Ahmad Nizar.
Kemudian, dalam kegiatan sehari-hari, ketika tidak sedang berolahraga, skuat timnas wajib menggunakan masker dan rutin mencuci tangan baik dengan sabun atau pun pembersih tangan (hand sanitizer). Pencucian tangan bahkan dilakukan sebelum pemain mengambil botol minum ketika berlatih.
Lalu, tim dokter timnas pun membentuk tim yang bertugas untuk sterilisasi lapangan, tempat penginapan dan kendaraan yang digunakan timnas.
"Sebelum pemain ke lapangan, lapangan harus disterilisasi dengan disinfektan. Kendaraan juga demikian. Dan saat pemain sedang berlatih, tim akan melakukan sterilisasi di seluruh ruangan hotel yang dipakai timnas," kata Ahmad Nizar.
Baca Juga: Evan Dimas: Merumput di Luar Negeri Ajang Menempa Mental
Tim nasional dan U-19 Indonesia mengikuti TC yang rangkaian kegiatannya berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.
Tim menerima tes cepat pada Kamis (23/7/2020) dan tes usap pada hari Jumat (24/7/2020). Keesokan harinya, skuat baru menjajal lapangan.
Ada 29 pemain timnas senior dan 46 pemain timnas U-19 yang dipanggil manajer pelatih timnas Shin Tae-yong untuk TC tersebut.
Bagi timnas Indonesia, TC itu sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan terakhir Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yaitu menantang tuan rumah Thailand pada 8 Oktober 2020, kemudian menjamu Uni Emirat Arab pada 13 Oktober 2020 dan bertandang ke Vietnam untuk melawan si empunya kandang pada 12 November 2020.
Sementara timnas U-19 Indonesia akan berkompetisi di Piala Asia U-19 2020 yang berlangsung di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020.
Sebelum TC tersebut, timnas U-16 terlebih dahulu menjalani kegiatan serupa sejak 6 Juli 2020 yang berlangsung sampai 29 Juli 2020 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Tag
Berita Terkait
-
Pasang Bendera Indonesia, Mantan Pemain Bayer Leverkusen Ini Kirim Kode untuk Timnas?
-
Ipswich Town Bisa Promosi Premier League, Apakah Elkan Baggott Masuk Skuad Utama?
-
Nasib Fadly Alberto: Antara Ancaman Sanksi Berat dan Mimpi Lanjutkan Karier
-
Bongkar Resep Performa Solidnya, Jay Idzes: Selalu Berpikir Saya yang Terbaik
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Pasang Bendera Indonesia, Mantan Pemain Bayer Leverkusen Ini Kirim Kode untuk Timnas?
-
PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif
-
Tolak Rasisme di Sepak Bola Indonesia, I.League Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Kompetisi
-
Terancam di Thailand, Pratama Arhan Santer Dikabarkan Jadi Incaran Klub Super League
-
Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto
-
Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan
-
Ipswich Town Bisa Promosi Premier League, Apakah Elkan Baggott Masuk Skuad Utama?
-
Nasib Fadly Alberto: Antara Ancaman Sanksi Berat dan Mimpi Lanjutkan Karier
-
Skandal Prostitusi Serie A: Bintang Juventus, Inter hingga Milan Terseret!
-
Persib Bandung Resmi Layangkan Surat Protes Usai Laga Kontra Dewa United, Ini Isinya