Suara.com - Pecinta sepak bola di Indonesia kini bisa menikmati kompetisi Liga Jerman atau Bundesliga setelah Mola TV resmi memegang hak siar untuk jangka waktu lima tahun atau hingga 2025.
Dalam kerja sama antara pihak Bundesliga dan Mola TV, secara eksklusif berhak menayangkan siaran langsung, siaran tunda, dan siaran ulang sebanyak 306 pertandingan baik kompetisi Bundesliga maupun Bundesliga 2 setiap musimnya.
Mola juga berhak menyiarkan kompetisi DFL Supercup dan pertandingan play-off degradasi. Seluruhnya berlaku pada jaringan TV kabel, TV berbayar, free-to-air terrestrial television dan Internet Protocol Television (IPTV), serta Video on-Demand (VOD) dan layanan Over-The-Top (OTT).
"Kami sangat gembira Mola TV bisa menjadi mitra di Indonesia. Kami tak sabar untuk bisa bekerja sama untuk membuat Bundesliga sebagai pertandingan pilihan bagi masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia," ujar CEO Bundesliga International Robert Klein dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (7/8/2020).
Menurutnya, kerja sama yang terjalin ini bakal berpengaruh pada program Garuda Select. Pihaknya berkomitmen untuk membantu Mola TV dalam pengembangan sepak bola usia muda di Indonesia.
"Kami juga sangat bersemangat bekerja sama dengan Mola TV untuk program Garuda Select yang memiliki tujuan mendukung perkembangan talenta lokal sepak bola Indonesia," kata Robert.
Sementara itu, perwakilan Mola TV Mirwan Suwarso mengatakan banyak hal yang bisa dipelajari dari sepak bola Jerman, salah satunya melahirkan talenta-talenta muda untuk menjadi bintang dikemudian hari.
Hal tersebut sangat cocok dengan Program Garuda Select. Menurutnya, Garuda Select bisa belajar bagaimana membina pemain muda melalui sepak bola Jerman.
"Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Bundesliga untuk menghadirkan gaya permainan sepak bola Bundesliga yang unik ke Indonesia. Jika tujuannya adalah pembinaan pemain, maka kita bisa menimba ilmu dari Bundesliga," kata dia.
Baca Juga: Jelang Laga Hidup Mati Madrid di Markas City, Zidane: Kami Sudah Siap!
Berita Terkait
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Curhat Kevin Diks Terjebak di Papan Bawah Bundesliga: Menit Main Banyak, Hasil Mengecewakan
-
Harry Kane Cetak 500 Gol, Buru Rekor Robert Lewandowski, Vincent Kompany: Saya Gak Peduli!
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan