Suara.com - Pelatih Olympique Lyon, Rudi Garcia, menegaskan bahwa ia sejak awal meyakini pemain pengganti bakal menjadi kunci ketika timnya mengalahkan Manchester City 3-1 dalam laga perempat final Liga Champions.
Garcia berkaca kepada keberhasilan Paris Saint-Germain menang berkat Kylian Mbappe masuk sebagai pemain pengganti, demikian juga peran Tyler Adams untuk RB Leipzig di perempat final lainnya.
Hal itu, menurut Garcia sempat ia sampaikan kepada Moussa Dembele yang memulai laga dari bangku cadangan dan akhirnya masuk sebagai supersub mencetak dua gol penentu kemenangan ke gawang City.
"Moussa kecewa tak main sejak awal, tetapi sebelum pertandingan saya sudah bilang dia akan berperan sangat penting ketika masuk," kata Garcia pascalaga di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Minggu (16/8/2020) WIB)
"Seperti dua perempat final lainnya, laga tadi juga ditentukan oleh pemain pengganti," ujarnya menambahkan.
Kendati demikian, Garcia juga tidak mengecilkan peran Maxwell Cornet yang mencetak gol pembuka keunggulan timnya di awal laga, ketika City masih menerapkan skema tiga bek.
"Kami tahu bisa unggul sebab ada Maxwell di sana! Kami memenangi adu taktik, sebab kami bisa menguasai sistem yang kami mainkan," ujar Garcia melengkapi.
Keunggulan berkat gol Cornet berhasil dipertahankan hingga babak pertama usai di tengah penampilan City yang masih tak menentu.
Lantas ketika City menyamakan kedudukan melalui Kevin de Bruyne, Garcia berhasil mengeluarkan kartu as-nya dengan mengirim masuk Dembele menggantikan Memphis Depay yang praktis membunuh momentum kebangkitan tim besutan Pep Guardiola.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Liga Champions: RB Leipzig Vs PSG, Lyon Vs Bayern Munich
"Saya bangga atas penampilan para pemain, kami tampil penuh percaya diri kendati sadar bukan unggulan dan melawan tim besar," katanya.
"Di atas semua itu, keberhasilan ini adalah buah semangat kebersamaan tim. Semua bekerja untuk meringankan beban rekan-rekannya dan tentu saja para pemain pengganti banyak membantu," pungkas Garcia.
Garcia sukses mengantarkan Lyon meraih kembali capaian tertinggi mereka di Liga Champions, yakni babak semifinal, yang mereka lakukan sedekade lalu.
Hanya saja, Lyon menemui lawan yang sama yakni Bayern Muenchen yang mengalahkan mereka pada 2009/10 dengan skor 0-3 dan 0-1 dalam dua leg semifinal. (Antara)
Berita Terkait
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Resmi! Bernardo Silva Gabung Real Madrid, Rekrutan Anyar Jose Mourinho
-
Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris