Suara.com - Gelandang jangkar Sevilla, Nemanja Gudelj meyakini timnya bisa mengalahkan siapapun termasuk Inter Milan di laga final Liga Europa 2019/2020, andai bisa tampil sebaik biasanya.
Partai puncak antara Sevilla vs Inter Milan siap tersaji di RheinEnergieStadion, Cologne, Jerman, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB nanti.
"Kekuatan terbesar tim ini adalah kesatuan kami, bagaimana kami bekerja bersama-sama di atas lapangan. Bermodalkan permainan kolektif, kami yakin bisa mengalahkan tim manapun, termasuk Inter tentunya. Di Sevilla, semua adalah tentang tim, bukan soal perseorangan pemain," ucap Gudelj.
"Jika kami bisa bermain seperti biasanya, kami bisa mengalahkan siapapun. Saya sepenuhnya yakin dengan tim ini," sesumbar pemain 28 tahun berpaspor Serbia itu, disitat dari laman resmi UEFA.
Sevilla sendiri tiba di final musim ini dengan mengemban reputasi sebagai tim tersukses di pentas Liga Europa --dan sebelumnya Piala UEFA-- dengan total koleksi lima trofi juara.
Hanya saja langkah mereka tak semulus itu, terlebih di babak 32 besar. Los Nervionenses --julukan Sevilla-- saat itu harus mengandalkan agresivitas gol tandang untuk menyingkirkan klub Rumania, CFR Cluj.
Sevilla baru memperlihatkan peningkatan setelah melewati AS Roma, Wolves dan klub yang sejatinya difavoritkan menjadi juara kompetisi, yakni Manchester United di babak semifinal lalu.
Sementara itu, gelandang Sevilla lainnya, Joan Jordan mengakui jika Inter akan menjadi lawan yang sangat sulit untuk dihadapi.
Meski demikian, sang gelandang sentral menegaskan bahwa Sevilla akan membuktikan diri bahwa mereka pantas tampil di final dan menjadi juara.
Baca Juga: Sevilla Sama Sekali Tak Membuat Conte dan Inter Milan Gentar
"Kami tahu akan menghadapi lawan yang sangat sulit dan kami sangat menghormati mereka. Ini akan menjadi laga berat yang bisa ditentukan oleh detil-detil kecil. Itu bisa jadi pembeda," kata Jordan.
"Kami sangat menghormati mereka, tetapi kami adalah Sevilla. Kami akan membuktikan bahwa kami layak ada di babak final ini, dan tentunya akan berusaha keras untuk menjadi kampiun," tukas pemain berpaspor Spanyol itu.
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa
-
Aston Villa Hancurkan Nottingham Forest 4-0, Lolos ke Final Liga Europa
-
Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati