Suara.com - Kapten tim Persib Bandung Supardi Nasir mengatakan laga uji coba kontra Tira-Persikabo berjalan sangat ketat. Alhasil, kedua kesebelasan pun tak mampu mencetak gol dalam laga yang berlangsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (5/9/2020).
"Ya pertandingan yang sangat ketat sore ini. Kedua tim menampilkan permainan yang terbaik tentunya, tapi pelajaran yang kita ambil sore ini kita tahu sampai mana kekuatan kita selama satu bulan ini," ungkap Supardi usai laga.
Meski berkesudahan dengan skor 0-0, tapi Supardi mengaku cukup puas dengan laga uji coba itu. Penggawa Maung Bandung--julukan Persib, bisa bengukur sudah sejauh mana persiapan yang mereka lakukan untuk menyongsong Liga 1 di awal Oktober 2020, nanti.
"Ya sejauh ini sebenarnya kita tidak mencetak gol ini ada hikmahnya. Kita tahu dimana letak kesalahan kita, bukan kita mensyukuri hasil draw ini, tapi kita bersyukur tidak ada yang cedera itu penting," bebernya.
Termasuk kondisi fisik yang dinilai sudah mendekati 100 persen prima. Pemain berusia 37 tahun itupun optimistis untuk mengarungi lanjutan Liga 1 2020 awal Oktober mendatang.
"Sejauh ini memang kondisi kita sudah cukup baik tetapi tentunya perlu peningkatan lagi. Sejauh ini pemain juga saya pikir sudah hampir 100 persen," jelasnya.
"Kita selalu optimis menatap lanjutan liga ini, saya yakin semua pemain bwepikir positif untuk kedepan dan punya keyakinan untuk memberikan yang terbaik untuk tim ini," pungkasnya. (Aminuddin)
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Opera Sabun Messi Berakhir, Ini Konsekuensi yang Harus Dihadapi Barcelona
Tag
Berita Terkait
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Persib Bandung Hajar Madura United 5-0, Beckham Putra Masih Belum Puas
-
Bantai MU, Umuh Muchtar Minta Persib Langsung Fokus Hadapi Persebaya Surabaya
-
John Herdman Harus Lirik 4 Bintang Persib Bandung Ini untuk FIFA Series 2026
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel