Suara.com - Penyerang Bayern Munich, Thomas Muller kemungkinan tidak akan lagi dipanggil pelatih Joachim Low ke Timnas Jerman, meski tampil luar biasa di level klub dengan baru saja mengantarkan FC Hollywood meraih treble winners di musim 2019/2020.
Demikian menurut Toni Kroos, gelandang Real Madrid yang juga masih jadi andalan Timnas Jerman saat ini.
Muller, yang saat ini baru berusia 30 tahun, dalam sedekade terakhir menjadi salah satu pilar Timnas Jerman, membantu skuat Die Mannschaft juara Piala Dunia 2014 di Brasil dan finis empat besar di tiga turnamen elite lainnya.
Namun, Muller belum lagi tampil untuk Jerman sejak November 2018 di ajang UEFA Nations League, dengan Low mengisyaratkan tahun lalu bahwa karier internasional Muller, Jerome Boateng, serta Mats Hummels sudah berakhir.
Meski memainkan peran penting dalam kesuksesan Bayern meraih treble musim lalu, Muller rupanya masih tidak mengubah pendirian Joachim Low.
Berbicara jelang laga lanjutan UEFA Nations League 2020/2021 melawan Swiss, Senin (7/9/2020) dini hari WIB, Kroos mengakui bahwa ia merasa Muller memang tidak akan mengubah pikiran Low.
Menurut gelandang yang sejatinya seumuran dengan Muller itu, Low tetap berkomitmen untuk membangun masa depan Timnas Jerman dibandingkan memanggil pemain lama.
"Thomas memainkan musim yang hebat, tetapi bagi pelatih timnas (Low), ini bukan hanya tentang performa hari ini," kata Kroos kepada Bild.
"Ini tentang bagaimana ia membentuk proyek untuk beberapa tahun ke depan," sambung gelandang tengah yang juga pernah memperkuat Bayern itu.
Baca Juga: Nations League: Gol Neco Williams Bawa Wales Menang Dramatis Atas Bulgaria
"Ia ingin memberi ruang kepada pemain seperti Serge Gnabry, Leroy Sane dan Kai Havertz. Itulah mengapa perasaan saya mengatakan bahwa ia tidak akan melihat ke belakang," celotehnya.
Kroos kemudian membahas masa depan gelandang serang Timnas Jerman, Kai Havertz, yang baru saja merampungkan kepindahannya ke Chelsea dari Bayer Leverkusen.
Pemain berusia 21 tahun itu menjadi pembelian termahal kedua Chelsea hingga saat ini, dan tampaknya akan memainkan peran integral dalam upaya pelatih Frank Lampard meraih kesuksesan di Stamford Bridge pada musim 2020/2021.
"Kai memiliki kualitas yang hebat. Bila ia terus seperti ini, ia akan menjadi pemain yang sulit dihentikan," tandas Kroos.
Berita Terkait
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara
-
Murat Yakin Akui Swiss Beruntung Singkirkan Kolombia, Kini Siap Tantang Argentina
-
Tangis Mostafa Zico Usai Didepak Argentina: Wasit Rampok Kerja Keras Bangsa Mesir!
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Lionel Messi Jauhi Kejaran Haaland dan Mbappe
-
Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Dari Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
-
Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026
-
Skandal Wasit Francois Letexier: Curangi Timnas Indonesia hingga 'Bantu' Argentina di Piala Dunia
-
Hasil Swiss vs Kolombia: Die Nati Menang Adu Penalti, Tantang Argentina di Perempat Final
-
Pelatih Mesir Semprot FIFA: Mereka Ingin Lionel Messi Terus Berada di Piala Dunia 2026!