Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menjelaskan pihaknya tidak punya uang untuk membangun kantor pribadi dan lapangan untuk kepentingan tim nasional Indonesia. Oleh karenanya, Iriawan memohon kepada pemerintah agar bisa mewujudkan keinginan PSSI ini.
"Jujur kami PSSI tidak mampu beli tanah di sekitar Jakarta untuk kepentingan sepakbola. Maka itu kami mengajukan ke pemerintah dan sudah kami ajukan," kata Iriawan saat ditemui di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020).
"Sampai sekarang, kan masih menyewa (lapangan dan kantor). Lihat federasi lain, di depan kantornya sudah ada lapangan sepak bola," tambahnya.
"AFC (Konfederasi Sepakbola Asia) saja di depan kantornya ada beberapa lapangan sepakbola. Di Manila, Filipina, di depan kantor federasinya ada lapangan sepakbola."
Oleh sebab itu, PSSI intensif melakukan komunikasi dengan pemerintah menyangkut pemenuhan infrastruktur yang dibutuhkan PSSI.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengaku sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah agar keinginan PSSI bisa terwujud.
"Kami sudah ajukan ke pemerintah, ke Pak Presiden lewat Pak Menpora. Kami berharap kantor yang megah jika FIFA datang, besar sepak bola Indonesia ini," harapnya.
Iriawan menambahkan, tanpa bantuan pemerintah, Timnas Indonesia U-19 tak bisa melakukan training camp (TC) di Kroasia. Sebab, berhentinya kompetisi akibat pandemi COVID-19 membuat keuangan PSSI juga ikut terhambat.
Dana dari sponsor tak bisa dikeluarkan karena tidak ada kegiatan seperti kompetisi. Oleh sebab itu, sinergi antara PSSI dan pemerintah perlu dilakukan, apalagi Indonesia akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Besutan Shin Tae-yong Dibuat Remuk Kroasia 7-1
"Memang hidupnya federasi itu dari sponsor. Karena COVID-19 ini sponsor tidak mau memberikannya karena tidak ada kegiatan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Puji Harry Kane, Declan Rice: Ketajamannya di Piala Dunia Tak Terelakkan!
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman
-
Fakta Menarik Norwegia vs Senegal: Dari Rekor Erling Haaland hingga Sejarah Gol Marcus Pedersen
-
Batal ke Super League? Gelandang Keturunan Maluku Lebih Dekat ke Kasta Teratas Belgia
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Aljazair Comeback Kalahkan Yordania 2-1 dan Jaga Asa Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026