Suara.com - PSSI telah memutuskan bahwa Liga 1 2020 akan bergulir di tengah pandemi COVID-19. Namun, federasi sepak bola Indonesia masih bingung soal solusi apa yang dilakukan jika ada salah satu pemain, pelatih, atau siapapun pihak yang terlibat di kompetisi terbukti positif COVID-19.
Ihwal kemungkinan di atas, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan jika hal itu masih dalam pembahasan internal. Eks Kapolda Metro Jaya itu menyebut baru bisa membuat keputusan pada detik-detik akhir sebelum Liga 1 2020 dimulai pada awal Oktober.
"Berkaitan jika ada pemain yang terkena COVID-19, tentunya akan berpengaruh kepada kompetisi. Mulai dari jalannya pertandingan, hak siar, hotel maupun transportasi. Kami akan jawab pertanyaan ini kira-kira mendekati kompetisi dimulai," kata Iriawan saat ditemui di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2020).
"Kompetisi nantinya akan betul-betul menjadi kesepakatan bersama. Kami, PSSI, bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," ucapnya.
Lanjutan Liga 1 2020 akan menerapkan protokol kesehatan ketat termasuk untuk Liga 2 musim ini. Namun, tidak tertutup kemungkinan dilanjutkannya kompetisi sepak bola justru memicu klaster baru di daerah yang menjadi lokasi pertandingan.
Salah satu aturan baru yang bakal diterapkan saat Liga 1 dan 2 bergulir nanti adalah pertandingan tanpa penonton. Selain itu, swab test wajib dilakukan terhadap peserta kompetisi secara berkala.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi mencatat setidaknya akan ada 11 kali swab test untuk tim-tim Liga 1.
Tes ini dilakukan dari saat Liga 1 dimulai hingga berakhirnya kompetisi pada 28 Februari 2021. Selain itu, seluruh pertandingan Liga 1 akan berpusat di Pulau Jawa.
"Lewat bergulirnya lagi Liga 1 dan 2 kami ingin menunjukkan ke dunia kalau Indonesia sudah siap untuk hidup berdampingan dengan COVID-19 dan menerapkan sistem new normal," pungkas Iriawan.
Baca Juga: Persib Setuju Pemain yang Flu Dilarang Main di Lanjutan Liga 1 2020
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol