Suara.com - Manajer Chelsea Frank Lampard mengajak Liga Premier dan klub peserta kompetisi kasta teratas di Inggris untuk membantu klub-klub divisi bawah agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19.
Sebagai orang yang pernah menukangi klub strata bawah di Inggris, Lampard meminta Liga Premier selaku kasta teratas kompetisi sepak bola di Inggris untuk membantu kesulitan keuangan yang dihadapi klub-klub divisi bawah selama pandemi COVID-19.
Klub-klub penghuni divisi bawah hidup dari pemasukan yang mereka dapatkan setiap kali menggelar pertandingan. Artinya, jika pemerintah Inggris melarang penonton untuk hadir ke stadion, klub-klub divisi bawah tidak akan memiliki pemasukan.
"Saya kira penting Liga Premier mendukung Liga Sepak Bola Inggris (EFL), liga-liga di bawah dan sepak bola akar rumput," kata Lampard kepada media massa Inggris seperti dikutip Antara dari Reuters, Rabu (23/9/2020).
"Itu adalah landasan mengapa kita semua di sini. Saya sudah memulai dan banyak pemain yang sudah memulai. Saya pernah menangani liga Championship. Saya paham banyak kesulitan yang dihadapi klub-klub."
"Saya tak mau terlalu politis karena saya tak tahu banyak mengenai angka, tapi saya yakin sekali klub-klub Liga Premier dan Liga Premier sendiri punya hati. Saya yakin manakala kita bergerak maju maka mereka akan mengayunkan langkah positif di barisan itu."
Chelsea akan menghadapi Barnsley dalam pertandingan Piala Liga Inggris, Kamis (24/9/2020) dini hari WIB. Jelang laga tersebut, menurut Lampard, Chelsea menanggung semua biaya tes COVID-19 yang harus dijalani klub Liga Championship itu.
"Ini adalah petunjuk sebuah klub Liga Premier melakukan hal yang benar," pungkas Lampard.
Baca Juga: Punya Bukti, Marseille Sebut Neymar Hina Pemain Asal Jepang Hiroki Sakai
Berita Terkait
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Baru Datang, Xabi Alonso Diancam Striker Chelsea: Jadikan Saya Starter atau...
-
Tak Lolos Liga Champions, Chelsea Terancam Kehilangan Cole Palmer
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?