Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menjelaskan alasan mengapa Chris Smalling masih ada dalam skuat Setan Merah meski sang bek telah mengutarakan keinginan hengkang secara permanen pada bursa transfer musim panas 2020 ini.
Solskjaer menyebut klub peminat Smalling masih belum mengajukan penawaran yang sesuai dengan harga yang diminta Manchester United.
Smalling masih tercatat sebagai pemain Manchester United saat ini, namun nama bek berusia 30 tahun itu sama sekali tak ada dalam matchday squad Setan Merah untuk dua laga awal di musim 2020/2021 ini, yakni di ajang Liga Inggris serta Piala Liga Inggris.
Smalling sendiri sepanjang musim lalu tampil mengesankan bersama AS Roma dengan status pinjaman.
Sudah jadi rahasia umum jika kubu Giallorossi --julukan AS Roma-- ingin mempermanenkan sang bek, namun mahar yang mereka sodorkan sejauh ini memang masih jauh dari ekspektasi manajemen Manchester United.
Pihak Manchester United konon telah menetapkan banderol 18 juta pounds (sekira Rp 339 miliar) untuk bek pengoleksi 31 caps bersama Timnas Inggris itu.
"Saat ini, kami memang belum mendapatkan tawaran pada level harga yang kami inginkan. Jadi begitu situasinya, kami masih menunggu tawaran yang sesuai," ucap Solskjaer, seakan menegaskan jika Smalling memang tak ada dalam rencananya dan masuk daftar jual Manchester United.
"Harga Chris itu tidak tergantung kepada saya, bukan? Saya tidak melakukan negosiasi antar klub, tetapi kami memang belum menerima tawaran yang memenuhi permintaan. Hanya itu," terang pelatih asal Norwegia itu mengutip Tribal Football.
Baru-baru ini pelatih AS Roma, Paulo Fonseca juga secara frontal telah melontarkan harapannya agar Smalling bisa kembali ke tim sebelum bursa transfer musim panas 2020 ditutup.
Baca Juga: Dean Henderson Akhirnya Debut Bersama Manchester United, Banjir Pujian
"Saya melakukan kontak rutin dengan Chris, saya berbicara dengannya. Kami membutuhkan tenaganya, jadi saya serta kami semua di Roma berharap ia segera kembali ke tim dan menjalani musim (2020/2021) dengan kami. Ia ingin kembali ke Roma dan kami juga ingin ia kembali," tutur Fonseca.
Berita Terkait
-
Perkuat Sayap, Persija Datangkan Eks Timnas Bosnia Kerim Memija
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rudi Garcia Kirim Peringatan ke Spanyol, Belgia Siap 'Meledak' di Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Prabowo Masih Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Mana Erick Thohir?
-
Pelatih Maroko: Prancis Menang karena Kualitas Individu Kylian Mbappe
-
Terpincang-pincang Lawan Maroko, Kylian Mbappe Akui Cedera Engkel
-
Kylian Mbappe Peringatkan Prancis Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Jalan Masih Panjang
-
Kylian Mbappe Geser Lionel Messii dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko