- Dua jurnalis asal Prancis dan Maroko terlibat adu mulut saat konferensi pers jelang perempat final Piala Dunia 2026.
- Insiden tersebut terjadi di depan pelatih Mohamed Ouahbi dan pemain Brahim Diaz hingga sesi tanya jawab terhenti sejenak.
- Kegaduhan yang sempat memecah fokus pemain tersebut akhirnya berhasil dilerai oleh petugas sebelum konferensi pers kembali berjalan normal.
Suara.com - Suasana konferensi pers Timnas Maroko jelang laga perempat final melawan Prancis mendadak memanas.
Insiden tak terduga terjadi saat dua jurnalis terlibat adu mulut hingga nyaris baku hantam di depan publik.
Peristiwa itu berlangsung ketika pelatih Mohamed Ouahbi dan pemain Brahim Diaz tengah memberikan keterangan kepada media.
Situasi yang awalnya kondusif berubah kacau hingga membuat sesi konferensi terhenti sejenak.
Menurut laporan media Eropa, keributan melibatkan jurnalis asal Prancis dan Maroko.
Belum diketahui secara pasti siapa yang memulai pertikaian tersebut.
“Kenapa kamu memukul saya?” teriak salah satu jurnalis seperti dikutip dari Voetbalzone.
Sementara pihak lainnya membalas dengan ancaman,
“Kamu akan saya hajar,” sebelum akhirnya dilerai oleh petugas media.
Baca Juga: Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
Insiden tersebut membuat Brahim Díaz terkejut.
Pemain Real Madrid itu bahkan sempat menghentikan jawabannya karena suasana yang tidak kondusif.
Setelah situasi mereda, Díaz mencoba melanjutkan konferensi pers dengan santai.
Namun, ia mengaku sempat kehilangan fokus akibat kejadian tersebut.
“Saya jadi lupa pertanyaannya,” ujarnya sambil tertawa, yang langsung disambut tawa ringan dari para jurnalis di ruangan.
Meski sempat memanas, konferensi pers akhirnya kembali berjalan normal.
Maroko kini tetap fokus menghadapi laga krusial melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
Duel Prancis vs Maroko Bawa Nuansa Pasca-Kolonial di Piala Dunia 2026