Suara.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman yakin timnya jauh lebih baik dari yang orang-orang perkirakan, setelah 10 pemain Blaugrana --julukan Barcelona-- sukses menggulung tuan rumah Celta Vigo 3-0 pada laga pekan keempat Liga Spanyol 2020/2021, Jumat (2/10/2020) dini hari WIB.
Ansu Fati membuka skor untuk Blaugrana, yang kemudian berhasil menambah dua gol di babak kedua meski bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama, setelah Clement Lenglet mendapatkan kartu merah.
Karier kepelatihan Koeman sendiri di Camp Nou dimulai dengan baik, setelah Barcelona memenangkan dua laga awal mereka di liga serta mencatatkan kemenangan di semua pertandingan pramusim.
Setelah nirgelar pada musim lalu dan sempat dipermalukan 2-8 oleh Bayern Munich di Liga Champions, Barcelona memang sangat diragukan untuk bisa berjaya di musim ini.
Kini, Koeman bersikeras bahwa timnya mampu melampaui ekspektasi banyak orang.
"Kami telah melakukan pekerjaan dengan baik, saya sangat bangga. Kami bermain disiplin meski kehilangan satu pemain, dan kami telah menciptakan banyak peluang bagus. Saya sangat senang," kata Koeman seperti dimuat GOAL.
"Penting untuk berbicara dengan tim pada babak pertama, tentang sistem. Faktanya kami sangat kompak. Pada akhirnya, hasilnya sangat adil. Kami layak menang meski kalah jumlah pemain," celoteh eks pelatih Everton dan Timnas Belanda itu.
"Saya tidak bisa berkomentar tentang apa yang terjadi tahun musim lalu. Sejak hari pertama, saya telah melihat para pemain sangat lapar. Mereka telah berlatih dengan intensitas tinggi. Mereka bermain sama seperti mereka berlatih," tutur Koeman.
"Hari ini, para pemain telah menunjukkan hingga detik terakhir, di lapangan yang sulit, bahwa kami sangat baik secara fisik. Orang-orang terlalu memandang kami sebelah mata, saya kira tim jauh lebih baik dari yang orang perkirakan," ujar pelatih bertubuh gempal itu.
Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Spanyol dan Klasemen Usai Gelaran Pekan Keempat
Meski Barca memperlihatkan performa hebat di dua pertandingan pertama La Liga mereka, Koeman menegaskan bahwa dirinya masih butuh waktu untuk terus berkembang.
"Seperti pelatih mana pun, saya butuh waktu, tetapi tim ini jauh lebih baik dari yang Anda kira. Kami memiliki enam poin (hasil dua kali menang dari dua pertandingan di Liga Spanyol 2020/2021), kami telah mencetak tujuh gol dan kami belum kebobolan. Ini menunjukkan bahwa kami berkembang," paparnya.
Saat ditanya tentang kartu merah yang didapatkan Lenglet, Koeman bersikap diplomatis dan lebih fokus tentang bagaimana timnya merespons terhadap pengusiran tersebut.
"Ya, itu adalah pelanggaran, tetapi Anda dapat membantah apakah itu kartu atau tidak. Itu adalah keputusan wasit yang tidak perlu dibicarakan. Lebih penting mengetahui bagaimana bermain dengan 10 pemain," tukasnya.
Berita Terkait
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah