Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, menegaskan para pemain di skuatnya dapat berganti-ganti posisi sesuai kebutuhan.
Lewat laman resmi PSSI yang dilansir Antara, Senin (12/10/2020), Shin pun meminta para pemain ke depannya terus siap jika dimainkan tidak di posisi aslinya.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut mencontohkan laga uji coba Timnas U-19 kontra Makedonia Utara, Minggu (11/10/2020) malam WIB.
Dalam pertandingan yang dimenangi Timnas Indonesia U-19 dengan skor telak 4-1 tersebut, Shin menempatkan Irfan Jauhari di posisi winger kiri.
Padahal, pesepakbola asal klub Bali United itu biasa mengisi posisi penyerang.
Irfan sendiri tampil apik beroperasi dari flank, sebagaimana attacker berusia 19 tahun itu mencetak gol pamungkas Timnas Indonesia U-19 ke gawang Makedonia Utara.
"Hal ini berarti setiap pemain nantinya bisa saja bermain dengan berbagai posisi, sesuai kebutuhan dan skema tim," kata Shin.
Bukan cuma Irfan, selama training camp alias TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Shin juga mengubah posisi beberapa pemain seperti Braif Fatari dan Jack Brown.
Braif dan Jack yang posisi aslinya gelandang serang, kerap diturunkan sebagai penyerang oleh Shin.
Baca Juga: PSSI Puji Kemenangan Telak Timnas Indonesia U-19 atas Makedonia Utara
Keputusan tersebut nyatanya cukup menampakkan hasil sejauh ini. Dari sembilan laga uji coba yang sudah dilewati di Kroasia, Braif dan Jack masing-masing sudah membuat dua gol.
Timnas Indonesia U-19 sendiri telah berada di Kroasia sejak akhir Agustus lalu untuk menjalani TC.
Selama TC di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 sudah menjalani sembilan pertandingan uji coba dengan hasil empat kali menang, dua kali seri, serta tiga kali kalah.
Berita Terkait
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Respons Shin Tae-yong Lihat Pemain Naturalisasi Asuhannya Berbondong-bondong ke Super League
-
Shin Tae-yong Komentari John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Ricky Pratama Pernah Konflik dengan STY Sebelum Dugaan Penganiayaan
-
Shin Tae-yong akan Kembali ke Indonesia, Jeje: Detailnya Nanti
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan