- Timnas Futsal Indonesia akan menantang tuan rumah Thailand di final Piala AFF Futsal 2026 pada Minggu (12/4/2026) di Nonthaburi Hall, Bangkok.
- Pelatih Hector Souto menegaskan Skuad Garuda pantang inferior meski Thailand diperkuat enam pemain berlabel Piala Dunia Futsal.
- Pengalaman bermain di tensi tinggi Profesional Futsal League (PFL) diyakini menjadi kunci Indonesia untuk mempertahankan gelar juara edisi 2024 lalu.
Suara.com - Mentalitas baja ditunjukkan Timnas Futsal Indonesia jelang laga final Piala AFF Futsal 2026 kontra Thailand yang akan berlangsung di Nonthaburi Hall, Bangkok, pada hari Minggu (12/4) besok.
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto menegaskan bahwa anak asuhnya pantang merasa inferior saat harus berhadapan dengan raksasa Asia Tenggara tersebut.
Skuad Garuda berhak melangkah ke partai puncak usai menaklukkan perlawanan sengit Vietnam dengan skor tipis 3-2 pada babak semifinal hari Jumat lalu.
Beberapa jam berselang, giliran tim tuan rumah Gajah Perang yang memastikan diri menyusul ke final usai menumbangkan Australia dengan skor ketat 4-3.
Menyikapi laga krusial ini, sang juru taktik asal Spanyol menyadari betul status unggulan yang disandang oleh calon lawannya tersebut.
Namun, ia memastikan bahwa armada Merah Putih datang dengan identitas dan kebanggaan yang tidak akan pernah luntur di hadapan siapa pun.
"Thailand adalah favorit, mereka bermain di kandang dan memiliki pemain-pemain yang sudah bertahun-tahun bermain bersama," ujar Souto dikutip dari Antara, Sabtu (11/4/2026).
"Namun, kami berada di sini untuk memainkan permainan kami. Kami bangga dengan identitas tim ini yang tidak pernah merasa inferior di hadapan siapa pun."
Tim lawan memang datang dengan membawa materi pemain yang sangat mengerikan, termasuk kehadiran bintang sekelas Muhammad Osamanmusa.
Baca Juga: Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
Bahkan, skuad Gajah Perang tercatat memiliki enam orang pemain yang sudah pernah mencicipi atmosfer turnamen tertinggi, Piala Dunia Futsal.
Meski menghadapi skuad bertabur bintang, Souto meyakini timnya memiliki keunggulan tersendiri dalam hal keterbukaan sistem seleksi pemain.
Ia menegaskan bahwa setiap individu yang bersinar di kompetisi domestik Profesional Futsal League (PFL) memiliki peluang yang setara untuk membela negara.
"Kita tidak mengenal Indonesia A atau B. Ini adalah Indonesia," tegas Hector menyiratkan kesatuan timnya.
Pengalaman berharga yang didapatkan para penggawa muda saat ditempa dalam tensi tinggi kompetisi PFL diyakini akan menjadi kunci utama permainan tim.
Mental baja dan kematangan taktik dari kompetisi domestik tersebut siap diadu untuk mengimbangi kematangan jam terbang para pemain senior Thailand.
Laga final Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 ini juga menjadi momentum krusial bagi Indonesia untuk mempertahankan mahkota juara yang direngkuh pada edisi 2024 silam.
Pada pergelaran dua tahun lalu, skuad Garuda sukses memastikan diri menjadi kampiun Asia Tenggara usai menaklukkan Vietnam 2-0 di partai puncak.
Tag
Berita Terkait
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
Hancurnya Dunia Timnas Futsal Malaysia, 2 Tahun Beruntun oleh Indonesia
-
Link Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang
-
Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, 4 Hektare Lahan Hangus Api Mendekati Pemukiman