Suara.com - Kapten Chelsea Cesar Azpilicueta mengatakan bahwa timnya harus mengurangi kesalahan individu dan membuat keputusan yang lebih baik agar mengatasi rapuhnya pertahanan mereka serta lebih efektif saat menyerang.
Hal itu diungkapkan Azpilicueta jelang laga perdana The Blues di Grup E Liga Champions menghadapi wakil Spanyol, Sevilla.
Chelsea asuhan Frank Lampard tersebut hanya mampu mencatatkan satu clean sheet di Liga Premier Inggris musim ini dan dua kali ditahan imbang dengan skor tinggi oleh West Bromwich Albion serta Southampton.
"Ketika Anda memiliki pertahanan solid, itu memberikan dorongan bagi seluruh tim untuk para penyerang menciptakan peluang," kata bek asal Spanyol tersebut kepada wartawan yang dikutip Reuters pada Selasa (20/10/2020).
"Ketika Anda lemah dalam pertahanan ... kami merasa seperti kami harus mencetak tiga atau empat gol setiap pertandingan."
"Kami harus memperbaiki kesalahan pribadi kami dan secara kolektif mengambil keputusan yang lebih baik. Anda tidak akan memainkan sepak bola yang indah dan menang 3-0 atau 4-0 setiap pertandingan," tambahnya jelang pertandingan penyisihan grup Liga Champions melawan Sevilla.
Chelsea telah kebobolan sejumlah gol karena kesalahan dari penjaga gawang Kepa Arrizabalaga, yang menjadi kiper termahal di dunia saat didatangkan ke Stamford Bridge dengan nilai 80 juta euro pada 2018.
Namun, kiper timnas Spanyol itu diperkirakan akan terus mengawal gawang Chelsea karena kiper anyar mereka Edouard Mendy masih dibekap cedera.
Azpilicueta berharap rekan senegaranya itu bisa meraih kembali performa terbaiknya.
Baca Juga: Prediksi Chelsea Vs Sevilla, Duel Dua Jawara Liga Europa di Liga Champions
"Kadang-kadang Anda merasa segalanya tidak berjalan sesuai keinginan. Anda harus memiliki karakter dan kepribadian untuk menghadapinya," tambah Azpilicueta.
"Saya yakin Kepa akan bekerja keras untuk membalikkan situasi. Seluruh skuat berjuang untuk mencapai target bersama. Ketika Anda menjadi penjaga gawang, situasinya sama sekali berbeda."
Pertandingan Liga Champions antara Chelsea vs Sevilla akan digelar di Stamford Bridge, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan