Suara.com - PSSI menyerahkan sistem kompetisi ke PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) seiring dengan ditangguhkannya Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 hingga tahun depan.
"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," ujar Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip Antara dari laman resmi PSSI, Kamis (29/10/2020).
Awalnya, Liga 1 dan Liga 2 bakal digulirkan kembali pada Oktober, namun gagal karena tak mendapat izin dari pihak kepolisian dengan alasan pandemi virus corona di Indonesia belum terkendali.
PSSI dan PT LIB kemudian berharap penundaan hanya sebulan dan kompetisi bisa digelar pada November atau Desember.
Akan tetapi harapan tinggal harapan, pihak kepolisian tetap tak memberikan izin penyelenggaraan kompetisi hingga akhir tahun. Pasalnya, Polri memprioritaskan pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Desember.
PSSI dan PT LIB kemudian menggelar rapat Exco pada Rabu (28/10/2020). Hasilnya, tak ada kompetisi tahun ini dan dijadwalkan akan berlangsung pada awal tahun 2021.
"Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1,2,dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Akhmad Lukita memastikan lanjutan kompetisi Liga 1 sulit digelar pada tahun ini dan berencana akan kembali berlangsung pada Februari 2021.
Akhmad mengatakan pihaknya telah menghubungi seluruh perwakilan klub perihal keputusan itu. Mereka juga akan menyusun ulang skema serta format kompetisi yang telah disusun sebelumnya.
Baca Juga: Liga 1 Lanjut Tahun Depan, Bos Persib Bandung: Bikin Pusing!
"Format lagi kita rumuskan ulang yang terbaik mendengarkan masukan-masukan dari klub-klub juga. Nanti LIB akan mengeluarkan surat edaran mengenai jadwal dan format," kata Akhmad Hadian.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis