Suara.com - Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona memasukkan doa agar mantan klubnya, Napoli mengakhiri penantian selama 30 tahun menjuarai Liga Italia dalam daftar keinginan ulang tahunnya.
The Golden Boy --julukan Maradona-- genap menginjak usia 60 tahun pada 30 Oktober kemarin.
Maradona yang memimpin Napoli meraih dua gelar Scudetto Serie A pada 1987 dan 1990, merayakan ulang tahunnya di tengah isolasi mandiri dari pandemi virus corona.
"Hadiah apa yang ingin saya dapatkan? Tak ada bagi saya. Saya berharap pandemi maut ini enyah," tulis mantan juara Piala Dunia itu seperti dimuat Corriere Dello Sport.
"Saya berharap di sini di Argentina, seperti di banyak bagian lain dunianya, virus kelaparan dan tiadanya pekerjaan yang merusak martabat manusia juga bisa dikalahkan," sambungnya.
"Dan kemudian mengingat saya tak bisa berhenti membicarakan sepak bola, saya ingin Gimnasia saya, yang hampir kembali ke lapangan, bisa juara lagi setelah 90 tahun atau lebih," tulis legenda yang kini memang melatih Gimnasia de La Plata di Argentina itu.
Dan karena permintaan itu harus tiga permintaan, kata dia, maka "saya ingin Napoli segera memenangkan Scudetto lagi."
Maradona menghabiskan tujuh tahun yang gemilang bersama klub Italia Selatan itu antara 1984 sampai 1991 di mana dia juga mengangkat Piala UEFA 1989 yang merupakan satu-satunya gelar Eropa yang pernah disandang Napoli.
Napoli memenangkan Coppa Italia musim lalu, trofi pertama mereka dalam enam tahun, di bawah pelatih baru Gennaro Gattuso dan saat ini menempati urutan kedua dalam klasemen Serie A.
Baca Juga: Jadwal Liga Italia Pekan Keenam: Saatnya AC Milan Balik ke Jalur Kemenangan
"Dear Gattuso, lanjutkan hal seperti ini, dengan tekad dan kemampuan Anda bermain sepak bola," kata Maradona kepada mantan juara Piala Dunia asal Italia itu.
"Saya mendukung Anda dan saya ingin memberi tahu Anda sesuatu: ada orang yang bangga pernah bermain untuk Barcelona, Real Madrid, Juventus.
"Saya bangga menjadi bagian dari Napoli. Saya harap suatu hari nanti Anda bisa mengatakan hal itu juga."
[Antara]
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
-
Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati