Suara.com - Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) meminta agar PSSI segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.
Hal itu disampaikan APPI yang diwakili oleh Ponaryo Astaman selaku General Manager saat melakukan pertemuan dengan PSSI di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (10/11/2020).
Menurut Yunus, APPI memberikan masukan agar saat SK keluar dapat mengakomodir kepentingan pemain.
“Hari ini PSSI bersama APPI mengadakan pertemuan dengan membahas berbagai hal. Seperti komunikasi dan diskusi terkait akan keluarnya Surat Keputusan (SK) penundaan kompetisi,” kata Yunus Nusi dalam laman resmi PSSI yang dikutip Antara.
PSSI hingga saat ini belum membuat surat keputusan penundaan kompetisi. SK tersebut menjadi penting untuk segera dikeluarkan karena berkaitan dengan kontrak pemain serta hak dan kewajiban klub kepada pemain dan pelatih selama kompetisi ditunda.
Sebelumnya, PSSI juga mengeluarkan SK pada awal penundaan kompetisi April lalu. Dalam SK bernomor SKEP/48/III/2020 itu diatur bahwa setiap klub bisa membayar gaji pemain sebesar 25 persen dari kontrak selama periode Mei hingga Juni.
SK serupa juga diharapkan bisa segera dikeluarkan menyusul keputusan penundaan liga hingga tahun depan.
“APPI memberikan saran dan masukan bagaimana nanti jika SK tersebut keluar dapat mengakomodir kepentingan pemain. Nantinya kami akan melaporkan hal ini kepada Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) dan seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) untuk menjadi rujukan sebelum mengambil keputusan melalui SK,” ujarnya.
Sebelumnya PSSI merencanakan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 pada bulan Oktober. Namun, kompetisi diputuskan untuk ditunda karena PSSI dan PT LIB tak mengantongi surat izin dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Jack Brown Tolak Tawaran Klub Lokal, Mau Fokus Main di Eropa
Liga 1 Indonesia 2020/2021 akan dimulai Februari hingga Juli 2021. Artinya, kompetisi akan bentrok dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang digelar pada 20 Mei-11 Juni --jika masih sesuai jadwal.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati