Suara.com - Pertandingan Spanyol vs Jerman disebut layaknya laga hidup dan mati oleh gelandang La Furia Roja, Rodri Hernandez.
Spanyol akan menjamu lawan berat, yaitu Jerman dalam matchday keenam Divisi A Grup 4 UEFA Nations League, Rabu (18/11/20) dini hari WIB di Stadion Olimpiade Sevilla.
Pertandingan menghadapi Jerman adalah laga hidup dan mati bagi anak asuh Luis Enrique. Pasalnya, jika ingin menjadi pemuncak grup dan lolos ke semifinal UEFA Nations League, Spanyol wajib menang atas Jerman.
Rodri menegaskan bahwa Jerman akan menekan dan menyulitkan Spanyol. Namun, gelandang yang bermain di Manchester City tersebut optimis timnya bisa meraih kemenangan.
"Kami berharap Jerman bisa bermain penuh sepertia biasa. Ini bisa menjadi ujian yang baik tentang bagaimana kami menghadapi laga hidup mati," ucap Rodri dinukil dari Marca, Selasa (17/11/2020).
"Mereka (Jerman) akan mendorong kami ke batas seperti yang terjadi di Stutgart, tapi mentalitas kami tidak berubah, kami ingin menang," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, pada pertemuan pertama UEFA Nations League, Jerman dan Spanyol hanya bermain imbang 1-1. Laga tersebut digelar di Stutgart, Jerman.
Rodri menambahkan bahwa Spanyol memiliki motivasi kuat untuk mengalahkan Jerman berkat kata-kata jitu sang juru taktik yang mengungkapkan setiap pertandingan seperti di Kejuaraan Eropa.
"Pelatih meminta kami untuk menghadapi setiap pertandingan seolah-olah di Kejuaraan Eropa, dan cara terbaik untuk mendapatkannya ke turnamen itu adalah dengan bersaing di setiap laga," ujar Rodri.
Baca Juga: Zinchenko Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Blunder di Timnas Ukraina
Sebagai informasi, saat ini Jerman berada di puncak klasemen Grup A4 dengan 9 poin, sementara Spanyol mengekor di tempat kedua dengan selisih satu poin. Maka dari itu, pertandingan Spanyol vs Jerman akan menjadi penentu siapa yang akan lolos ke babak semifinal UEFA Nations League.
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Sanjung 'Comeback' Rodri, Mampu Ubah Jalannya Pertandingan
-
Pep Guardiola Puji Dampak Instan Rodri Usai Pulih Cedera dalam Laga Kontra Sunderland
-
Pep Guardiola Ungkap Satu Hal Positif dari Kegagalan Manchester City Kalahkan Sunderland
-
Tanpa Rodri dan Doku, Manchester City Pincang Hadapi Brentford di Perempat Final Piala Liga
-
Gelandang Inter Pilih Kejar Scudetto daripada Mimpi ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Fakta Lengkap Skandal Drone John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Persija Bakal Habis-habisan Kalahkan Persijap Demi Puncak Klasemen Super League
-
Pelatih Persija Jakarta Bingung Disebut Bakal Hadapi Hertha Berlin
-
Statistik Liam Rosenior Calon Favorit Bos Chelsea Menggantikan Enzo Maresca
-
Profil Nomor 9 Baru Milik AC Milan, Niclas Fullkrug: Striker Raksasa dari Jerman
-
Di Tengah Isu ke Persija Jakarta, Ezra Walian: Saya Senang dan Bangga...
-
Belum Pikirkan Ratchaburi FC, Beckham Putra Fokus Laga Persik Kediri vs Persib
-
Skandal Video Lawas Guncang Liam Rosenior Calon Kuat Pelatih Chelsea
-
Fantastis, Kekayaan Harry Kane Tahun 2026 Tembus Lebih dari Rp2 Triliun
-
Persija Jakarta: Persijap Jepara Dulu, Baru Persib Bandung