- Pelatih Spanyol, De la Fuente, menyatakan tidak ada perdebatan posisi kiper utama menjelang Piala Dunia 2026.
- Spanyol memiliki enam penjaga gawang kelas dunia, dengan Unai Simón saat ini menempati posisi utama timnas.
- De la Fuente memuji potensi kiper muda Joan García, menganggap kesalahannya tidak mengurangi kualitasnya secara keseluruhan.
Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan tidak ada perdebatan terkait posisi penjaga gawang jelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Menurut De la Fuente, Spanyol justru berada dalam situasi ideal karena memiliki banyak kiper berkualitas dunia.
“Kami ini istimewa. Tidak ada perdebatan. Kami punya enam penjaga gawang Spanyol yang termasuk terbaik di dunia,” tegasnya seperti dilansir dari Cardena Ser.
Saat ini, posisi utama masih menjadi milik Unai Simón yang dinilai telah kembali ke performa terbaiknya.
Di belakangnya, ada nama-nama seperti David Raya dan Álex Remiro yang siap bersaing.
Selain itu, pelatih 64 tahun tersebut juga menyebut Robert Sánchez dan kiper muda Barcelona, Joan García, sebagai opsi lain yang tak kalah potensial.
Joan García belakangan menjadi sorotan berkat performa impresifnya bersama FC Barcelona musim ini. Meski sempat melakukan kesalahan saat menghadapi Atlético de Madrid.
De la Fuente bahkan mengingatkan bahwa dirinya sudah mengenal kualitas sang pemain sejak lama.
“Banyak dari kalian baru menemukannya sekarang, tapi bersama saya dia sudah menjadi pemain internasional U-21 lima tahun lalu,” ujar De la Fuente.
Baca Juga: Belanda Resmi Tentukan Basecamp Piala Dunia 2026: Iklim Sejuk Jadi Pertimbangan
Menurutnya, kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan tidak akan menghapus performa solid yang telah ditunjukkan García sepanjang musim.
“Kesalahan bisa dilakukan siapa saja. Itu tidak mengurangi dimensi besar dirinya sebagai pesepak bola. Dia menjalani musim yang fantastis,” tambahnya.
Ketika ditanya kemungkinan membawa empat kiper ke turnamen besar, De la Fuente mengakui hal itu memungkinkan secara regulasi, tetapi belum tentu ideal secara komposisi tim.
“Secara teori bisa saja membawa empat kiper, tapi kami akan memilih berdasarkan kebutuhan tim dan keseimbangan skuad,” jelasnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Akhirnya Starter di Ipswich Town, Pintu Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Terbuka Lebar
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas?