Suara.com - Ekuador berpesta setengah lusin gol saat mereka menang 6-1 atas tamunya Kolombia, pada laga putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan di Estadio Rodrigo Paz Delgado, Rabu ( dini hari WIB.
Hasil itu membuat Ekuador menanjak ke peringkat kedua klasemen dengan koleksi sembilan poin, sedangkan Kolombia tertahan di posisi ketujuh dengan empat poin, demikian catatan laman resmi CONMEBOL, demikian dilansir Antara.
Laga baru berlangsung tujuh menit saat Ekuador mengemas gol pemecah kebuntuan. Dari situasi tendangan bebas, bola disundul oleh Moises Caicedo untuk diteruskan dengan tembakan kaki kiri Robert Arboleda menembus gawang Kolombia.
Gawang Kolombia kembali kemasukan pada menit kesembilan. Tembakan Angel Mena menyambut assist dari Xavier Arreaga gagal diantisipasi kiper Camilo Vargas.
Ekuador tidak mengendurkan tekanan meski telah unggul dua gol. Mereka kemudian mengemas gol ketiga pada menit ke-32, saat Mena berperan sebagai pengumpan melalui umpan silang yang diteruskan tembakan jarak dekat Michael Estrada.
Gol keempat Ekuador tercipta pada menit ke-39. Dari situasi tendangan sudut, bola disundul oleh Robert Arboleda untuk diteruskan tembakan kaki kanan Xavier Arreaga.
Sebelum turun minum, Kolombia mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-45+6 berkat hadiah penalti. Wasit menyatakan Xavier Arreaga melanggar Duvan Zapata di kotak terlarang. Eksekutor Kolombia James Rodriguez sukses menunaikan tugasnya.
Ekuador yang telah mengantungi empat gol tidak terlalu mengendurkan tempo setelah turun minum. Michael Estrada mampu memaksimalkan umpan terobosan Pervis Estupinan untuk membobol gawang Kolombia pada menit ke-76, namun ia telah berada pada posisi offside.
Tuan rumah kemudian mengemas gol kelimanya pada menit ke-78. Gonzalo Plata bekerja sama memainkan operan satu dua dengan Angel Mena, untuk kemudian menyelesaikan serangan dengan tembakan kaki kiri yang memaksa kiper Kolombia Vargas kembali memungut bola dari gawangnya.
Baca Juga: Jelang Peru vs Argentina, Scaloni Bicara Kondisi Lionel Messi
Sayangnya setelah itu Plata mendapat kartu kuning kedua akibat selebrasi golnya yang dianggap berlebihan oleh wasit, dan memaksanya mandi lebih awal.
Dalam kondisi kekurangan satu pemain Ekuador justru mampu membukukan gol keenamnya pada menit ke-91. Tendangan bebas Pervis Estupinan dari tepi kotak penalti membuat bola kembali bersarang di gawang tim tamu.
Kolombia memiliki dua peluang bagus untuk memperkecil ketertinggalan menjelang laga usai. Namun baik tembakan James Rodriguez maupun tembakan Luis Muriel gagal berbuah gol pelipur lara.
Berita Terkait
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu
-
Giliran Pelatih dari Kolombia Disebut Calon Pelatih Timnas Indonesia, Punya Mazhab Seperti STY
-
Bukan Prabowo, Pidato Presiden Kolombia Gustavo Petro Paling Keras sampai AS Walk out
-
Viral! Wasit Wanita FIFA Dihantam Pemain Kolombia, Lapangan Jadi Ricuh
-
Dari Mimpi Uang Mudah hingga Jeratan Eksploitasi: Kisah Para Model Kamera Seks di Kolombia
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026