Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, alias Iwan Bule memuji semangat juang pemain-pemain anyar yang ada di Timnas Indonesia U-19. Ia melihat para pemain tersebut berkeinginan mengejar pemain yang lama.
Seperti diketahui, saat ini Timnas Indonesia U-19 diisi oleh 38 pemain. Ada beberapa pemain baru yang dipanggil oleh Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong untuk dilihat kemampuannya saat training camp (TC) di Jakarta sejak 13-23 November mendatang.
Mereka adalah Titan Agung, Kakang Rudianto, Alfrianto Nico, Genta Alparedo, Pualam Bahari, Arya Gerryan, dan Sukran Arabia.
Selain itu, Shin Tae-yong juga memanggil wajah lama yang pernah memperkuat Timnas U-19, yakni Salman Al Farid, Rendy Juliansyah, Fajar Fathur Rahman, Rizky Sudirman, Hamsa Lestaluhu, dan Serdy Hepy Fano.
Mereka semua harus bersaing dengan pemain-pemain yang dibawa oleh Shin Tae-yong saat TC di Kroasia beberapa waktu lalu. Tentu tidak mudah karena bisa dikatakan wajah baru sudah tertinggal dari yang lama.
Namun, Iriawan melihat pemain-pemain baru punya semangat saat menjalani latihan. Ia berharap situasi tersebut terus bertahan untuk seterusnya.
"Semangat mereka luar biasa. Mudah-mudahan mereka bisa menyesuaikan. Mereka mau mengejar yang lain ya harus latihan dengan kerja keras. Saya pikir mereka di klubnya juga melakukan latihan," kata Iriawan, Selasa (17/11/2020).
Terpisah, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, memberikan penilaian dengan hadirnya beberapa pemain baru. Ia mengatakan memang masih ada perbedaan antara pemain baru dan lama.
"Saya lihat ini, dia menjalani sesi latihan fisik. Nanti, kalau teknik kita bisa lihat di mana kurang validnya," ujar Indra Sjafri.
Baca Juga: Shin Tae-yong Kembali ke Indonesia Awal Desember
"Kalau fisik dia kurang bagus, pasti kelihatan, karena tidak bisa ngikutin. Tapi, kan fisik saja tidak cukup parameternya. Tapi, nanti akan diambil kesimpulan oleh Coach Shin Tae-yong," pungkasnya.
Sekedar informasi, Shin Tae-yong tidak memimpin latihan Timnas Indonesia U-19 selama di Jakarta. Saat ini, juru racik berusia 51 tahun tersebut diberi waktu oleh PSSI untuk mudik ke Korea Selatan.
Namun, dia tetap memantau latihan secara virtual. Bahkan, materi latihan pun langsung dari Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
-
Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen
-
Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi