Suara.com - Mantan gelandang tim nasional Inggris Steve Hodge sekaligus pemilik jersey Argentina yang dikenakan mendiang Diego Maradona saat mencetak "Gol Tangan Tuhan" dalam Piala Dunia 1986 mengaku sibuk menolak tawaran yang datang sepekan terakhir.
Hodge bertukar jersey dengan Maradona setelah Argentina mengalahkan Inggris 2-1 pada babak perempat final Piala Dunia 1986, laga yang menjadi panggung "Gol Tangan Tuhan" sekaligus gol legendaris lainnya dari pesepak bola yang pekan lalu meninggal dunia.
Kematian Maradona menimbulkan ketertarikan yang luar biasa terhadap jersey milik Hodge yang kini ada di Museum Nasional Sepak Bola Inggris di Manchester dan ahli memorabilia olahraga Amerika memperkirakan harganya bisa mencapai 2 juta dolar AS (sekira Rp28 miliar).
"Saya memilikinya untuk 34 tahun terakhir dan tidak sekalipun terbersit keinginan untuk menjualnya," kata Hodge dalam wawancara dengan BBC Radio Nottingham sebagaimana dilaporkan Reuters, Rabu (2/12/2020).
"Saya senang memilikinya. Ada nilai sentimental di dalamnya. Begitu banyak orang mengetuk rumah saya dan telepon tak henti-hentinya berdering dari televisi, stasiun radio bahkan dari luar negeri."
"Rasanya kurang nyaman dan rikuh. Ada banyak rumor beredar bahwa saya membanderol satu atau dua juta seolah-olah mencari keuntungan dari itu. Saya rasa itu kurang ajar dan sama sekali tidak benar. Jersey itu tidak dijual," tegasnya.
Hodge kebetulan turut berperan dalam proses terjadinya gol tersebut, sebab bola sapuan tak sempurnanya lah yang kemudian "disundul" Maradona dengan tangannya untuk memperdaya kiper Inggris Peter Shilton.
Hodge juga jadi salah satu korban dari aksi slalom Maradona dari dekat garis tengah lapangan sebelum menusuk ke dalam kotak penalti Inggris dan membawa Argentina unggul 2-0, gol yang belakangan dinobatkan sebagai Gol Abad 20 versi FIFA.
Baca Juga: Antisipasi Makam Diego Maradona Dijarah, Argentina Kerahkan 200 Polisi
Berita Terkait
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hat-trick Messi di Piala Dunia 2026, Batas Cristiano, dan Mitos Maradona
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana